Share

SURABAYA – Satu korban tewas yakni Gufron (30) dan Udin (29)mengalami luka parah saat mengerjakan rumah milik Ibu Evi di Jalan Klampis Ngasem III/21 Surabaya di renovasi untuk dijadikan tempat kos.Tembok rumah setinggi 3 meter milik salah satu pegawai Pemkot ini roboh tadi siang sekitar pukul 11.35 WIB.

Agus salah satu pekerja mengatakan saat itu keduanya sedang membersihkan meterial bangunan dekat tembok. Tiba-tiba tembok ambruk dan menimpa Gufron dan Udin.

“Posisi saya agak jauh, dan tahu-tahu tembok sudah ambuk dan menimpa korban,” katanya di lokasi kejadian.

Menurutnya, kondisi tembok memang sudah tua dan rencananya rumah itu direnovasi total dan semua tembok bangunan dirobohkan. Sudah banyak tembok yang dihancurkan, tinggal sebagian termasuk yang akhirnya menimpa Gufron dan Udin.

 

Baca Juga : Dispendik Panggil Oknum PNS Yang Kedapatan Selingkuh

 

Begitu tembok ambruk dan menimpa korban, diungkapkannya pekerja lain dan warga memberi pertolongan. Saat itu, kedua korban mengalami luka-luka terkena reruntuhan. Gufron mengalami luka serius di bagian kepala dan Udin di bagian punggung dan kaki. Saat ditemukan posisinya sudah terlentang terkena reruntuhan tembok.

”Keduanya sempat dilarikan ke rumah sakit Haji. Karena lukanya lumayan, dan saya dapat kabar terakhir kalau Gufron meningal,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Sukolilo Kompol Ibrahim Gani membenarkan ada korban saat kejadian para pekerja sedang merenovasi rumah Ny Evi.

“Dua pekerja yang menjadi korban yaitu yang meninggal dunia atas nama Gufron dan Udin luka parah. Penyebab awal robohnya tembok setinggi 3 meter ini masih kita dalami, ada pengamannya atau tidak masih kita selidiki,” katanya. (sga)