Share

Lumajang – Memo Indonesia. Diduga tertimpa batu, seorang pendaki puncak Gunung Semeru, AntinaSumartina Iswanti (58), asal Jalan Syarpa 114 RT 009 RW 001, Kelurahan Cianjur, Kecamatan Jagarsa, Jakarta Selatan, meninggal dunia.

Kepala Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Jhon Kenedy saat dikonfirmasi media via ponselnya menjelaskan, korban bersama rombongannya melakukan registrasi pada Kamis (11/5). Sabtu (13/5) dini hari, korban bersama rombongan berangkat ke puncak Mahameru. Ditengah perjalanan menuju puncak Mahameru, tiba-tiba ada bencana batu runtuh dari atas tebing, kurang waspada korban tertimpa salah satu dari batu yang runtuh tersebut.

“Korban terjatuh, teman-temannya menolong diketahui sudah meninggal dunia,” katanya.

Dibantu petugas penujuk arah alias Porter, romobongan tersebut langsung mengevakuasi jenazah korban menuju Pos TNBTS Ranupani. Beberapa saat kemudian, bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim Sar juga Polri jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang.

Menurut keterangan beberapa pendaki lain, sebenarnya korban bersama rombongannya sempat menghindar. Namun, karena batu yang jatuh terbilang banyak, korban kurang waspada akhirnya tertimpa dan meninggal dunia.

Lanjut Jhon, informasi terkahir yang diterimanya, keluarga korban sudah berada di RSUD dr. Haryoto dan menerima atas kematian korban karena murni bencana.

”Jenazah korban masih dalam pengurusan adminitrasi insya Allah langsung dibawa pulang ke Jakarta,” jelasnya.(eni)