Share

BONDOWOSO – Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) di Kabupaten Bondowoso hingga bulan Mei belum tersalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Diakui masih terkendala pada pendataan yang belum diselesaikan oleh Pemerintah Desa. Sejatinya BLT-DD sudah cair mulai bulan April lalu.

Bupati Bondowoso, Drs KH Salwa Arifin mengatakan, kendala tersebut tidak hanya terjadi di Kabupaten Bondowoso. Melainkan juga terjadi di beberapa Kabupaten lainnya. Alasannya, Desa masih membutuhkan waktu untuk mendata, memastikan BLT-DD benar-benar tepat sasaran.

“Maklum itu di seluruh Indonesia. Sehingga penyalurannya harus benar-benar disampaikan kepada masyarakat terutama aparat desa, supaya betul-betul mereka tahu bahwa ini sudah instruksi dari pemerintah pusat,” paparnya saat dikonfirmasi di Pendapa Bupati, Senin (4/5/2020).

 

Baca Juga : Dampak Pandemi Corona, Transaksi Gadai Di Pegadaian Bondowoso Meningkat 30 Persen

 

Bupati Salwa optimistis BLT-DD bisa secepat mungkin segera tersalurkan. Sebab BLT-DD menyangkut kebutuhan masyarakat di tengah pandemi corona virus atau Covid-19.

“Kami akan berusaha sebisa mungkin, terutama menjelang hari raya ini BLT sudah bisa tersalurkan,” tegasnya.

Bupati Salwa berpesan kepada petugas yang melakukan pendataan agar benar- benar serius dalam melakukan pendataan KPM. Ia mengingatkan agar jangan sampai salah sasaran.

“Maka imbauan kepada seluruh tugas supaya betul-betul menjalankan tugas dengan baik, pendataan harus sesuai sasaran. Jangan salah nama dan tidak salah sasaran,” pungkasnya. (abr)