BONDOWOSO – Sekretaris Daerah Syaifullah meminta Pemerintah Desa untuk segera mencairkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT).

““Untuk BLT dari pusat kan disepakati 30 persen. Silahkan kepala desa segara cairkan,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (21/4/2020).

Namun demikian, Sekda Syaifullah mengingatkan hendaknya Pemdes menghindari tumpang tindih bantuan. Agar terjadi pemerataan penerima bantuan.

Yakni, warga yang memperoleh bantuan pusat. Seperti PKH, BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) dan bantuan lain. Tak boleh dapat BLT.

“Makanya desa harus seleksi betul. Makanya saya ingin ketemu dengan kepala desa lagi,” paparnya.

 

Baca Juga : Angka Kecelakaan di Bondowoso Menurun selama Pandemi Covid-19

 

Diberitakan sebelumnya. Di tengah Pandemi Covid-19. Dinas Sosial Bondowoso segera menyerahkan kartu Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada 11.477 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada Rabu (22/4/2020) besok.

Adapun jumlah penerima BPNT atau program sembako dari Kementrian Sosial di Bondowoso pada tahun 2020 mencapai 80.189, dan kartunya telah diterima oleh KPM. Jumlah ini terdiri dari penerima PKH dan BPNT.

Diketahui juga, Bondowoso memperoleh tambahan penerima BPNT mencapai 47.177 pada tahun 2020.

Adapun dalam penanganan Covid-19, Pemkab Bondowoso memperoleh Bantuan Langsung Tunai (BLT) yakni 15.457 KPM.(och)