BONDOWOSO – Tampak tetesan keringat membasahi baju seorang pengudi bus. Tatapannya kaku melihat badan jalan yang mulai berliku. Nampak sekali bahwa si pengemudi tak biasa mengemudikan kendaraan berbadan besar.

Para penumpang dibuat tegang olehnya. Seakan tak pasrah kepada si pengemudi menitipkan nasibnya di perjalanan. Dengan penuh rasa getir, semua penumpang bus berharap agar mereka selamat sampai tujuan.

Ketika diperhatikan dengan seksama, terlihat pengemudi tersebut tak asing bagi masyarakat Bondowoso. Sosok itu adalah Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir, yang sedang mengantar masyarakatnya untuk pergi berlibur di akhir pekan.

Tentu sebuah pemandangan tak lazim. Apalagi dia adalah orang penting yang telah lama menjadi bagian dari pembangunan Bondowoso. Kenapa Dhafir tidak menyewa sopir saja. Ia seakan tak merasa gengsi meski terlihat seperti sopir bis.

Salah seorang warga bernama Wahid, mengaku terkesan dengan apa yang dilakukan Ketua DPRD Bondowoso.

 

Baca Juga : Dhafir Gelar Touring Menabur Berkah Barang Club Motor

 

“Baru kali ini melihat pejabat mau menjadi sopir masyarakat. Alhamdulillah kita sampai dengan selamat. Sekarang saya tak ragu lagi kepada beliau,” tutur dia.

Dia menganggap apa yang dilakukan oleh Dhafir dapat dicontoh oleh pejabat yang lain. Wahid juga bersyukur yang awalnya timbul kekhawatiran berubah menjadi kebahagian sesampainya di tujuan.

“Alhamdulillah, ternyata beliau bisa mengantar masyarakatnya dengan selamat,” tukas pria asal Cermee tersebut.

Bagi Dhafir, seorang pejabat sejatinya adalah pelayan masyarakat yang seharusnya tak membatasi ruang untuk berinteraksi dengan rakyat kecil. Prinsip itulah yang selama ini melekat pada diri pria yang menjadi penggemar klub sepakbola Manchester United ini.

“Sebagai manusia, kita memiliki perasaan yang sama. Hanya waktu dan kesempatan saja yang berbeda. Saya sengaja mengajak berlibur bersama seperti ini karena di tengah kita bersama dapat saling menanyakan keadaan masing-masing,” ujar Dhafir, Minggu (23/7/2017), sambil bernafas lega.

Bus tersebut membawa 38 orang masyarakat Bondowoso yang berasal dari semua profesi. Rombongan itu menghabiskan akhir pekan dengan berlibur bersama. (abr)