BOONDOWOSO – Dinas Pariwisata Bondowoso menargetkan kunjungan wisata di 2017 ini bisa meningkat 20 persen dari kunjungan 2016 yang mencapai 165.649 pengunjung.

Adi Sunaryadi, Kabid Pariwisata Disparporahub, mengatakan pihaknya optimistis mampu mencapai target itu. Hal itu mengingat saat ini sudah banyak destinasi wisata yng diperbaiki. Selain itu, saat ini juga banyak desa atau kelurahan yang melek wisata. Sehingga jumlah objek wisata di Bondowoso pun bertambah. Tahun 2016 jumlahnya 17 objek wisata, tahun 2017 jumlahnya bertambah menjadi 25 objek wisata.

Anggaran untuk Pariwisata selama tiga tahun terakhir juga terus ditingkatkan. Tahun 2015 anggaran pariwisata di Bondowoso sekitar Rp 3,6 miliar, kemudian naik menjadi Rp 4,2 miliar di tahun 2016. Sementara tahuh 2017 ini anggaran sektor pariwisata juga meningkat sekitat Rp 4,6 M. Walaupun, kata Adi, anggaran ini masih belum mencukupi untuk pengembangan wisata seluruhnya.

Selain itu, pihaknya juga gencar melakukan promosi melalui pementasan, pameran budaya serta majalah Disparporahub, yang saat ini masih dipublish di Bondowoso saja.

Saat ditanya sejumlah kendala yang mungkin dihadapi, Adi Sunaryadi, mengatakan faktor SDM dan kesadaran akan kebersihan di objek wisata masih kurang.

Berkaitan dengan kualitas Sumber Daya Manusia di bidang Pariwisata ini, berhubungan dengan sadar wisata dan komitmen bersama supaya wisata ini bisa jadi pengungkit untuk peningkatan ekonomi yang lain. “Makanya kita sering adakan pelatihan-pelatihan dengan kelompok seni, kelompok sadar wisata. Kita beri arahan,” pungkasnya. (och/esb)