BONDOWOSO – Bentuk dan warna yang elok dari tanaman hias tentu menjadi salah satu daya tarik bagi pengunjung pasar tani yang digelar setiap hari Jumat di depan kantor Dinas Pertanian Bondowoso, Jl. Mastrip No. 01 Nangkaan Timur.
Di pasar tani tersebut, tanaman atau bunga hias menjadi incaran yang tak dapat dilewatkan.

Setiap Jumat pagi pukul 06.00 WIB berbagai jenis tanaman hias mulai menghiasi stan-stan yang berjejeran. Mulai dari anggrek, aglonema anthurium, philodenron, fittonia violces, kaktus sukulen hingga media tanam.

Ketua Asosiasi Petani Tanaman Hias Bondowoso, Hadi, mengatakan, keberagaman identitas dan warna yang dipancarkan oleh deretan tanaman hias tersebut menjadi daya pikat konsumen. Maka tak heran jika setiap minggunya pasar tani banyak diserbu pengunjung.

 

Baca Juga : Mahasiswa KKN UMM Ajak Masyarakat Seletreng Melawan Covid-19

 

 

“Alhamdulillah meski sebelumnya sempat tutup karena pandemi, sekarang penjualannya ada peningkatan,” terangnya, Selasa (21/7/2020).

Soal harga tidak perlu khawatir, sebab kata Hadi, harga jualnya bervariatif. Bisa disesuaikan dengan isi kantong. Mulai Rp. 25 ribu hingga ratusan ribu. Semua tergantung pada jenis, usia dan kwalitas tanaman itu sendiri.

Asosiasi petani sekaligus penjual tanaman hias tersebut tentu tak hanya melayani pembelian, disamping itu juga melayani konsultasi seputar cara perawatan. Utamanya bagi konsumen yang masih pemula atau minim pengetahuan tentang tanaman hias. Bahkan, telah disediakan wadah tersendiri bagi mereka yang memang betul-betul ingin tahu banyak tentang tanaman hias.

“Kita ada Paguyuban Petani, Pecinta, dan Pemulia Tanaman Hias (P4TANI). Di sana kita melakukan pelatihan merawat setiap bulan,” terangnya.

Sejak digelarnya pasar tani pada Oktober 2019, produktivitas tanaman hias di Bondowoso semakin pesat. Pasar tani tidak menentukan target penjualan. Yang terpenting pekan tersebut dapat menjadi ruang untuk melakukan promosi sesama pecinta tanaman hias.

“Semakin produktif sehingga kita bisa menyediakan kebutuhan tanaman hias,” pungkasnya. (abr)