BONDOWOSO – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)Kabupaten Bondowoso melaksanakan peresmian Rumah Pintar Pemilu Singo Ulung, Selasa (25/04/2017). Langkah ini sebagai upaya KPU untuk meningkatkan pemilih cerdas dalam setiap pesta demokrasi.

Dalam sambutannya Ketua KPUD Bondowoso Khairul Anam menjelaskan kenapa rumah pintar milik warga bondowoso itu diberi nama singo ulung yang merupakan salah satu aset budaya masyarakat bondowoso.

“Rumah pintar pemilu tetap berada di dalam kantor KPU ini menjadi keunggulan tersendiri, kalau di KPU lain belum tentu singgah di rumah pintar dulu. Sengaja dinamai Singo Ulung, secara filosofi Singo Ulung ada dua laki dan perempuan. Menggambarkan pemilih akan memilih pemimpin laki-laki apa perempuan, Taring 4 menunjukkan 4 mata ujung paku alat coblos, bulu putih berarti kenetralan KPU, bagi pemilih cerdas berarti bersih dari politik uang,” paparnya.

Ketua KPU Khairul Anam berharap dapat mentransformasikian dan menjalankan filosofi itu dan mampu mengawal penyelenggaraan pemilu.

Sementara itu Wabub Bondowoso Salwa Arifin yang datang meresmikan rumah pintar itu menyampaikan kostum yang dipakai para komisioner KPU menandakan keberanian yang tak takut selain kepada kebenaran.

“Memakai pakaian sakera berarti pemberani. Tidak bisa diintervensi,” ujarnya. Dia berhrap output dari rumah pintar ini dapat menghasilkan pemilih cerdas.

Ketua KPU Propinsi, yang diwakili oleh Gogot Cahyo Baskoro,menyampaikan bahwa tujuan KPU salah satunya adalah meningkatkan kesukarelaan kepada masyrakat dalam menggunakan hak pilihnya, jadi alasan utk memilih rasional dan dak karena ada unsur apapun.

“Saya berpesan jangan sampai peresmian rumah pintar pemilu hanya berakhir sampai di sini. Selama KPU masih ada, RPP harus ada dan bertahan. Harus melakukan perkembangan, berkreasi dan berinovasi, jangan terkungkung masalah anggaran juga sosialisasikan kepada suluruh elemen masyarakat. Keberhasilan RPP ini akan diketahui ketika pemilih hadir di TPS (abr/esb)