SURABAYA – Kartu pembayaran elektronik atau dikenal dengan E-Payment yang diterbitkan oleh bank-bank milik Negara seperti Mandiri, BNI, BRI dan BTN sudah dapat digunakan di ruas jalan tol Surabaya-Gempol mulai Kamis (18/5) hari ini. Untuk ruas Kejapanan Gempol masih dalam proses integrasi dengan ruas Gempol-Pandaan dan Gempol-Pasuruan.

General Manager PT Jasa Marga cabang Surabaya-Gempol, Teddy Rosady mengatakan,pemberlakukan E-Payment multi bank di ruas tol Surabaya-Gempol ini dalam rangka Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Saat ini, ruas Surabaya-Gempol memiliki 11 gerbang tol yang dimulai dari Dupak sampai Gempol yang terdiri dari 86 gardu tol dengan rincian 56 gardu tol reguler dan 30 gardu tol otomatis.

“Ini juga untuk meningkatkan kecepatan transaksi di gerbang tol karena dengan menggunakan E-Payment transaksi hanya butuh waktu maksimal 2 detik saja. Sedangkan untuk pembayaran uang tunai secepat-cepatnya 6 detik,” katanya tadi siang.

Baca Juga : Jukir Liar di Surabaya Akan Ditertibkan Dishub

 

Teddy Rosady menjelaskan, untuk lalu lintas harian rata-rata ruas Surabaya-Gempol saat ini mencapai  268.000 kendaraan dengan penetrasi pengguna kartu pembayaran elektronik sebesar 15,11 persen. “Pemberlakukan ini juga dalam rangka menghadapi arus mudik dan arus balik lebaran agar proses transaksi semakin lancer,” ujarnya.

Untuk kebutuhan top up e-payment, lanjut Teddy Rosady, dapat dilakukan di semua gerbang tol ruas Surabaya-Gempol.

“Dengan e-payment Himbara (Himpunan Bank-bank Negara, red) diberlakukan di ruas Surabaya-Gempol, kami berharap ada peningkatan penetrasi penggunanya. Dan untuk memberikan kemudahan pada pengguna jalan, kami sedang mengusulkan pada kantor pusat agar top up dilakukan di semua gardu tol,” pungkasnya. (sga)