Share

BONDOWOSO – Beredarnya informasi tentang pemangkasan anggaran rumah tangga Wakil Bupati Bondowoso Salwa Arifin ditepis oleh Wabup sendiri.

Menurutnya, tidak ada pemangkasan anggaran rumah tangga di wisma yang Ia tempati selama sekitar lima tahun. Melainkan, hanya ada keterlambatan pelayanan setiap awal tahun, karena alasan administrasi.

Ia menyontohkan uang BBM selalu terlambat cair hingga tiga minggu.Hal ini lumrah terjadi setiap tahun. Namun, Ia menyadari bahwa isu pemangkasan ini justru dibesar-besarkan karena saat ini merupakan tahun politik, jelang Pilkada.

“Cuma karena sekarang ini tahun politik jadi dibesar-besarkan. Saya tidak merasakan adanya pemangkasan,” ujar Wabup usai memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, di Halaman Pemda, Rabu (17/1).

 

Baca Juga : Bendungan Jebol, Kadis PUPR Bondowoso Datangi Lokasi

 

Ia pun membantah bahwa dirinya jarang menempati wisma, sehingga anggaran Wabup dipangkas. Justru Ia sering berkantor di Wisma, dan di sana telah disediakan ruang kerja.

“Tidak ngantor di tempat ini (kantor Pemda) kenapa? Karena di wisma juga disiapkan kantor juga. Ya itu juga di antaranya (efek kesehatan), karena di sini kan naik dua tangga sehingga terlalu berat,” ujarnya pria yang akan maju sebagai bacabup Pilkada 2018 bersama Irwan Bachtiar.

Ia pun mengklaim bahwa hal tersebut tidak melanggar karena di Wisma telah disediakan kantor juga.

Beredarnya isu-isu politik ini, Salwa pun mengingatkan agar masyarakat tidak termakan rumor-rumor yang tidak benar.

“Kita memasuki tahun politik tentunya banyak isu bermacam-macam. Saya mengharapkan gar masyarakat tenang dan tidak terprovokasi dengan isu-isu,” pungkasnya.

Sebelumnya, beredar isu bahwa telah dilakukan pemangkasan anggaran rumah tangga atau makan dan minuman Wabup. Pemangkasan anggaran tersebut berlaku sejak 1 Januari 2018. (och)