Share

BONDOWOSO – Beredarnya pemberitaan tentang pemangkasan fasilitas wakil kepala daerah Bondowoso, Kabag Umum Pemkab Bondowoso, Gozal Rawan akhirnya angkat bicara. Gozal menerangkan bahwa semua pimpinan daerah mendapatkan fasilitas yang sama sesuai dengan ketetapan APBD. Dalam ini termasuk memenuhi biaya operasional untuk keperluan melaksanakan tugas.

“Semua pimpinan daerah memperoleh perlakuan yang sama. Tentu kita sesuailan dengan aturan di APBD,” ungkap Gozal, Jumat (12/1).

Untuk memastikan alokasi biaya operasional bagi wakil kepala daerah, Gozal mengatakan masih akan meninjau dokumen rancangan APBD.

“Program dan kegiatannya mohon maaf saya belum bisa terperinci untuk menyampaikan. Karena saya harus berpodoman kepada dokumen yang ada. Kami akan segera lihat di bagian umum untuk pos wakil kepala daerah. Jangan sampai masyarakat menganggap ada perlakuan yang berbeda,” paparnya.

Sementara Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Farida, mengatakan bahwa pada awal bulan Januari dana persediaan memang belum cair. Hal itu dikarenakan laporan administrasi tahun 2017 masih dalam proses penyelesaian.

Baca Juga : Gakkumdu Terbentuk, Pengawasan Pilkada di Bondowoso Diintensifkan

“Satu Januari memang belum ada pelayanan, uang persediaanya belum bisa  dicairkan. Karena bagian umum masih menyelasaikan administrasi tahun 2017 yang harus selesai semuanya,” jelas Farida.

“Saat ini seluruh OPD dalam proses penyelesaian. Sedangkan persediaan yang akan diolah oleh bendahara utk dibuat kegiatan masih melalui proses. Termasuk uang persediaan masih harus menyelesaikan laporan tahun sebelumnya. Kalau belum selesai belum bisa dicairkan,” paparnya.

“Kita sependapat BPKAD bahwa tahun anggaran 2017 harus diselesaikan sebelum tahun anggran 2018 dilaksanakan. Ketika anggaran tahun 2018 sudah turun, apa yang menjadi pos-posnya akan kami sampaikan sesuai dengan dokumen yang ada,” tambah Gozal. (abr)