Share

JEMBER – Eggar siswa SMPN 01 jember, yang hanyut terbawa arus masuk ke dalam gorong-gorong di Jalan Letjen Soeprapto Sabtu lalu (18/03/2017), akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Korban ditemukan di daerah Nanggelan, Curah Nongko, Jember dini hari tadi.

Korban bernama lengkap Eggar Genta Inthisar Muiscadafia telah dievakuasi dini hari tadi, sekitar pukul 02.00 WIB dan langsung dilarikan ke RS Soebandi Patrang, Jember. Tidak banyak yang menyangka bahwa korban yang telah dicari selama beberapa hari tadi akan ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan. Penemuan korban berkat kerjas keras tim pencari yang terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari Basarnas, BPBD, TNI, Polisi, OPA (Organisasi Pecinta Alam), dan
masyarakat Jember.

Proses pencarian telah diupayakan semaksimal mungkin, dari titik jatuhnya korban hingga penyisiran di beberapa titik lain seperti jembatan Nogosari, Mangli, Kaliputih, dan Rowotamtu, yang diduga sebagai tempat tenggelamnya korban tidak menghasilkan petunjuk apapun. Akhirnya korban ditemukan jauh di daerah jembatan Nanggelan Curah Nongko.

Berita ditemukannya korban juga telah diiyakan oleh pihak keluarga. Seperti yang tertulis di pemilik akun Facebook bernama Rahma Hayati. Ia mewakili pihak kelurga atas nama Imam Sucahyo dan M. Lukman Hakim sekeluarga, menyampaikan rasa hormat dan terimakasih kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Jember yang telah membantu upaya pencarian
keponakannya itu.

“Semoga Allah SWT membalas kebaikan semuanya dengan sebesar-besarnya, dan kami mohon maaf atas hal ini” tulisnya di group Info Warga Jember (IWJ). Selain itu pihak keluarga lainnya, juga membenarkan bahwa penemuan jasad pada Selasa dini hari tadi (21/03/2017) merupakan jenazah Eggar, adiknya. “Syukur Alhamdulillah bisa dipastikan. Jenazah yang ditemukan kemarin adalah jenazah adik saya, Eggar Genta Inthisar Muiscadafia” tulis pemilik akun Facebook bernama Atta Hatta.

Dari kabar duka tersebut, banjir ratusan komentar berisi ungkapan bela sungkawa dan panjatan doa untuk ananda Eggar ini memenuhi postingan kedua pihak keluarga. Mereka turut bersimpati dan mengharapkan bahwa tidak akan ada kejadian serupa terjadi lagi. (hus/esb)