BONDOWOSO – Sebanyak sepuluh singo putih menari-nari di hadapan ribuan pasang mata di Alun-Alun Ki Bagus Asra, Senin malam (9/7).

Singa-singa gagah berani yang menjadi primadona dalam pembukaan malam puncak Harjabo (Hari Jadi Bondowoso) ke 199 ini, semakin garang dengan menunjukkan berbagai kebolehan dan keunikannya. Mulai dari tiga singa membentuk formasi segitiga sama kaki, melompat dalam sebuah lingkaran berdiameter satu meter. Adapula yang justru bertarung, mengatup-ngatupkan giginya, saling adu kekuatan.

Baca Juga : Harjabo Ke-119, Bupati Amin: Ki Ronggo Pasti Senang Melihat Kemajuan Bondowoso Saat Ini

Tentu singo-singo ini bukanlah singa yang sebenarnya. Melainkan, singo buatan manusia dari rumpun tali rafia, yang kemudian menjadi tarian Ronteg Singo Ulung. Tarian ini menjadi seni tradisional Bondowoao, yang hingga kini masih lestari.

Bupati Amin Said Husni yang hadir pun beberapa kali tampak mengabadikan penampilan Tarian Ronteg Singo Ulung tersebut. Bahkan, sesekali Bupati dua periode itu nampak memberikan tepuk tangan dan berdecak kagum atas penampilan sepuluh singo itu dalam menyihir warga yang hadir satu jam sebelum acara di mulai.

Peringatan Harjabo ke 199 kali ini di meriahkan dengan berbagai kegiatan. Dimulai pada 6 Juli 2018 lalu yakni Ngopi bareng Bupati. Kemudian pada 7 Juli 2018 masyarakat Bondowoso disuguhi Bondowoso Culture Night Carnival. Tepat pada acara CFD, Minggu 8 Juli 2018, ditampilkan Fashion On The Street, kemudian pada Senin siang (9/7) ada Kirab Budaya daan Ziarah Makam Ki Ronggo. (Och)