BONDOWOSO – Cafe Kopi Arabika milik Pemkab Bondowoso yang pengelolaannya berada di Diskoperindag ini tampak diminati. Meski memiliki desain yang cukup bagus dan asri, namun pengelolaan yang tidak optimal membuat penikmat kopi seolah enggan bersantai di tempat tersebut. Sehari-hari, cafe ini tampak sepi.

Pantauan Memo Indonesia medio pekan lalu, cafe yang terletak di sisi utara alun-alun Raden Bagoes Asra ini selalu buka. Tampak ada gazebo di tengah bangunan asri bernuansa hijau itu. Di sekelilingnya, ada sekitar lima meja berpayung. Namun ironis, ada beberapa meja yang justru tanpa kursi. Tak ada satu pun pengunjung yang duduk di cafe strategis tersebut.

Sementara itu, meja bar (tempat barista meracik kopi) terletak di sisi barat. Ada etalase yang memajang kopi dengan berbagai merk. Semuanya adalah kopi Bondowoso. Tampak juga penjaga cafe yang tengah bersantai.

 

Baca Juga : Terkesan Asal-asalan, Cafe Milik Diskoperindag Ini Dikeluhkan

 

Di cafe tersebut, tidak hanya kopi yang disajikan dalam menunya. Ada beberapa olahan minuman lain. Namun sayangnya saat Memo Indonesia mencoba memesan, justru minuman tersebut tidak tersedia.

Di papan nama di depan cafe, terpampang petunjuk bahwa di areal cafe tersebut juga tersedia oleh-oleh. Namun sayangnya, oleh-oleh itu tidak ditemukan terpajang. Misalnya tape ada olahan tape yang memang khas Bondowoso. Saat ditanya kepada penjaga, ternyata oleh-oleh tersebut memang tidak tersedia. (abr/esb)