Share

BONDOWOSO – Tiga kecamatan di Bondowoso disebut darurat Narkoba oleh Kepolisian Resort Bondowoso di sepanjang tahun 2022.

Yakni, Kecamatan Bondowoso, Tenggarang, dan Grujugan.

Hal tersebut terungkap saat Kapolres Bondowoso, AKBP Wimboko memaparkan refleksi akhir tahun 2022, di Pendopo Raden Bagus Asra, Kamis (22/12/2022).

” Total kasusnya sendiri sepanjang 2022 ada 66 kasus dengan total tersangka ada 72 orang. Yang didominasi oleh pelaku laki-laki,” katanya.

Ia menerangkan bahwa dari puluhan kasus itu pihaknya berhasil menyita sejumlah barang bukti Narkoba.

Yakni, 0,22 gram ganja, 16,49 gram sabu-sabu, serta okerbaya daftar “G” yakni 66.887 butir di sepanjabg tahun 2022 ini.

“Dalam jumlah daftar “G” kita bisa menyelamatkan 33.443 jiwa dengan estimasi per orang mengkonsumsi dua butir,” tuturnya.

Baca Juga : Kasus Pencabulan Meningkat di Tahun 2022, Polres dan Pemkab Sebut Sudah Bentuk Satgas PPA

Untuk menekan peredaran barang haram itu, kata Kapolres Wimboko, pihaknya aktif memberikan penyuluhan dan himbauan tentang bahaya dan dampak penyalahgunaan Narkoba.

Baik di lingkungan sekolah, mahasiswa, kantor, maupun masyarakat.

“Selain itu Satreskoba akan bekerjasama dengan Pemkab untuk merekomendasikan membentuk Badan Narkotila Kabupaten (BNNK),” pungkasnya.(Och)