Kumayl Mustafa Daood, vokalis dari grup musik Debu, tampil memeriahkan Semipro ke IX. Foto : Ufa

PROBOLINGGO – Gelaran event tahunan Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro) ke IX tahun 2017, digelar secara sederhana, namun tak menghilangkan nuansa budaya yang di pertontonkan.

Gelaran Semipro IX kali ini juga dalam rangka memperingati HUT RI ke 72 dan menyambut hari jadi Kota Probolinggo ke 658.

Menurut Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Probolinggo, Agus Efendi kepada awak media menjelaskan jika acara ini secara resmi dibuka langsung oleh Walikota Probolinggo Hj. Rukmini, di Alun-alun Kota Probolinggo, kemarin malam.

“Sesuai dengan rencana, Semipro digelar selama seminggu sejak 28-Agustus s/d 4-September-2017 yang dipusatkan di alun alun Kota Probolinggo,” kata Agus saat diwawancarai media.

Namun, dijelaskan pula oleh Agus, bahwa gelaran Semipro ke IX kali ini beda dengan gelaran tahun lalu.

“Semipro ke IX ini lebih menonjolkan kearifan budaya lokal Kota Probolinggo,” bebernya lagi.

Semipro ke IX yang digelar ini, bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, dan mempromosikan pariwisata, budaya, serta kesenian lokal Kota Probolinggo.

 

Baca Juga : Puluhan Wartawan Mulutnya Diplester Lakban

 

“Disamping itu Semipro ke IX ini juga untuk membuka peluang usaha bagi UMKM, sanggar seni  budaya, pengusaha disektor pariwisata, dan memperkenalkan potensi potensi yang dimiliki oleh Kota Probolinggo,” Agus yang juga sekaligus menjadi Ketua Panitia pada ajang gelaran Semipro ini.

Diutarakan lagi oleh Agus, bahwa ada 41 jenis kegiatan yang digelar dalam Semipro ke IX, yang terbagi dalam kategori Olah Raga, Festival, Perlombaan, Seni Budaya, Pameran dan hiburan.

“Ada sekitar 50 peserta dari UKM dan 48 peserta UMKM, yang ikut meramaikan gelaran tahunan ini,” ujarnya pula.

Semipro ke IX yang menampilkan Budaya Lokal Kota Probolinggo, juga akan dimeriahkan pawai budaya dengan tema Lokal Berbudya yang di ikuti oleh 45 peserta, serta kontingen undangan dari Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Sleman.

“Semipro juga ada pertunjukkan budaya lokal ludruk remaja, ludruk tradisi, keroncong remaja, karapan kambing, karapan sapi brujul, gebyar kuliner pendalungan serta kuliner pendalungan etnis Arab dan tionghoa,” tambahnya.

Semua ini menurut Agus, dikemas dalam Semipro ke IX dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat, serta memberi kesempatan kepada masyarakat khususnya kawula muda untuk berkreasi dan mempromosikan budaya lokal Kota Probolinggo.

Opening ceremony Semipro juga dimeriahkan dengan penampilan Kumayl Mustafa Daood, vokalis dari grup musik Debu dan menampilkan berbagai budaya lokal, diantaranya Tari Lengger dan seni Jaran Bodhag. (afu)