SURABAYA – Sekdaprov Jatim Dr. H. Akhmad Sukardi MM memastikan bahwa pelayanan publik tidak akan terganggu pasca terbakarnya gedung Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jatim di Jalan Jemur Handayani Surabaya, kemarin (6/7). Demikian disampaikan Sekdaprov usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Prov. Jatim Surabaya, Jumat (7/7) tadi siang.

Dijelaskannya, saat ini seluruh karyawan yang berkantor di Disperindag masih memilah- milah barang, peralatan kantor dan seluruh arsip yang masih bisa diselamatkan segera dipindah di gedung belakang milik Disperindag Prov. Jatim. Nantinya, jika seluruh data dan arsip yang dibutuhkan telah selesai dipilah, maka pelayanan masyarakat akan kembali optimal. Saat ini, masih mencari pinjaman untuk kursi dan meja bagi staf.

“Insyallah hari Senin sudah bisa operasional dan bisa melayani masyarakat dengan optimal,” jelasnya.

Penyebab kebakaran, lanjutnya belum diketahui. Namun pihak aparat terkait terus bekerja mencari penyebab terjadinya kebakaran di kantor Disperindag Jatim tersebut.

“Saat ini, tim Labfor Polda Jatim terus bekerja untuk mencari tahu penyebab kebakaran,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi bangunan dan gedung yang terbakar saat ini tidak mungkin bisa direnovasi dengan cepat.

“Tidak mungkin jika dilakukan renovasi. Karena, bekas kebakaran menyebabkan besi menjadi memuai sehingga sangat riskan jika harus diperbaiki,” tandasnya.

Ditambahkannya, untuk perbaikan dan membangun gedung baru akan dilakukan pada tahun depan tidak dengan PAPBD. Pembangunan gedung baru harus menggunakan APBD murni.

“Pembangunan gedung baru harus menggunakan APBD murni, karena PAK tidak boleh digunakan untuk pembangunan fisik,” pungkasnya.(sga)