BONDOWOSO – Petugas Satpol PP Pemkab Bondowoso menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di tiga titik lokasi rawan macet. Lokasi yang dimaksud di antaranya, di Jalan depan Masjid Agung At Taqwa, di depan Bank Jatim  Bondowoso, serta di depan SD Negeri Dabasah 1 Bondowoso. Penertiban ini dilakukan agar wilayah itu tidak macet utamanya saat jam berangkat dan pulang sekolah.

Kasatpol PP Bondowoso Aries Agung Sungkowo, menjelaskan sebelum penertiban dilakukan sebenarnya pihaknya telah memberikan surat pemberitahuan bahwa lokasi tersebut tidak diperbolehkan untuk dijadikan sebagai lokasi berjualan. Kemudian usai itu mereka memberikan surat teguran sebanyak dua kali agar PKL segera pindah. Barulah pada peringatan ketiga pihaknya terjun mengimbau langsung.

“Satu bulan sebelumnya sudah melayangkan surat pertama pemberitahuan dulu. Dan yang kedua yakni surat teguran satu dan dua. Kemudian ketiga melakukan imbaun langsung,” jelasnya.

 

Baca Juga : FPPB: Alun-alun dan Jembatan Ki Ronggo Milik Seluruh Masyarakat

 

Ada pun jumlah PKL di tiga lokasi tersebut mencapai sekitar 40 PKL. Rinciannya, PKL di kawasan SMP 1 yakni enam, di depan MI AT Taqwa sekitar 13, dan di depan SD Dabasah belasan.

“Tapi yang depan AT Taqwa itu jumlahnya tidak termasuk pedagang asongan. Tapi pedagang asongan juga kita tertibkan,” paparnya.

Agung mengatakan, patroli akan digiatkan khusus untuk mengantisipasi PKL kembali lagi berjualan di ketiga titik itu. Sebab kawasan ini kerap macet akibat pedagang yang meluber di tepi jalan raya.

“Kita juga melibatkan Dinas perhubungan yaitu penertiban parkirnya. Utamanya di MI AT Taqwa. Sehingga para pengantar atau wali muridnya masuk ke halaman sekolah atau ke tempat parkir yang sudah disediakan oleh Pemerintah daerah,” paparnya. (och)