BONDOWOSO – Untuk mengantisipasi carrier virus Corona, di Terminal Bondowoso telah dibentuk posko observasi gabungan oleh Satuan Tugas penanganan Covid-19.

Di posko tersebut setiap penumpang bus yang datang akan dicheck point gejala covid-19.

Kapolres Bondowoso, AKBP Erick Frendriz, saat peninjauan Posko Gabungan itu, Selasa (31/3/2020), menuturkan, tujuannya yakni untuk menyaring pendatang ke Bondowoso.

Dimana setiap, pendatang dari berbagai kota ini akan mengikuti prosedur observasi. Diawali dengan cuci tangan, masuk bilik disinfektan, dan pengukuran suhu tubuh.

“Apabila ada yang sakit langsung akan kita arahkan ke rumah sakit. Jadi kita mencegah masuknya virus corona ke Bondowoso,”ujar Kapolres Erick.

Ia merencanakan akan membuat posko serupa di beberapa tempat lainnya, yakni sekitar lima posko di pintu-pintu masuk Bondowoso.

 

Baca Juga : Sekda Syaifullah: Warga Bondowoso Karyawan Pabrik Udang Akan Dicek Kesehatan Secara Berkala

 

“Kita menyiapkan sampai idul fitri nantinya. Karena antisipasi pemudik-pemudik dari kota besar yang kembali ke Bondowoso. Kita tidak ingin adanya pemudik yang menjadi carrier,”imbuhnya.

Sementara itu, Kukuh Triatmoko, Kepala BPBD, menerangkan, bahwa ada sekitar 10 personil gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Dinkes, dan BPBD di Posko tersebut.

Petugas akan berada di posko tersebut mulai dari pukum 04.30 hingga 24.00 WIB

“Itu jam-jam kedatangan bus di Terminal Bondowoso ini,”ujarnya.

Ia menerangkan bahwa setiap pendatang akan diarahkan oleh petugas untuk mengikuti prosedur observasi.

” Kepada para penumpang dianjurkan untuk mengikuti prosedur yang telah ditentukan. Nanti kita juga pasang banner disini, prosedur observasinya,”pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyemprotan disinfektan di semua titik fasilitas umum dan Terminal Bondowoso.(och)