BONDOWOSO – Kepala Desa Ambulu Kecamatan Wringin, Ahmad Hainur, sangat mengapresiasi program pembangunan saluran irigasi pedesaan dari Dinas PUPR yang secara langsung dibangun oleh Himpunan Petani Pengguna Air (HIPPA) Desa Setempat.

Ahmad Hainur mengungkapkan, bahwa sebelum saluran irigasi itu dibagun, para petani di Desa Ambulu mengaku kesulitan untuk mendapatkan air demi memenuhi kebutuhan pertanian mereka. Pasalnya, saluran irigasi di Desanya tidak berjalan dengan maksimal.

“Dulu sebelum dibangun petani kesusahan karena air banyak kebuang,” terangnya kepada memoindonesia.com saat Dinas PUPR meninjau hasil pembangunan, Rabu (18/7).

Berkat pembangunan saluran irigasi program swakelola Hippa, lanjut Hainur, kini para petani tidak lagi mengalami kesulitan. Sekitar 40 hektare lahan persawahan warga saat ini tumbuh subur.

Baca Juga : Banyak Bacaleg di Bondowoso Belum Lengkapi Syarat Administrasi

“Luas persawahan disini sekitaran 40 hektar, dan irigasi ini sangat bermanfaat bagi petani. Padi, tembakau, jangung sekarang bisa tumbuh subur,” ungkapnya.

“Saya mewakili masyarakat Ambulu khususnya para petani mengucapkan banyak terimakasih atas program Irdes ini. Sungguh manfaatnya sangat luar biasa, sehingga dengan pembangunan irigasi ini para petani tidak akan kekurangan air lagi,” tambah Hainur.

Sementara Kepala Dinas PUPR Bondowoso, Karna Suswandi, berharap kepada seluruh petani agar memiliki rasa kepemilikan yang tinggi terhadap saluran irigasi mereka. Karna Suswandi ingin agar seluruh petani senantiasa merawat saluran, supaya kwalitasnya terjaga dan mutunya tetap terjamin dengan baik.

“Saya berharap mereka mempunyai rasa kepemilikan yang tinggi, dengan senantiasa merawat dengan baik hingga mencapai umur perawatan,” pungkasnya. (abr)