Share

BONDOWOSO – Rumah Kita, rumah pemenangan paslon Ahmad Dhafir dan Hidayat, terus mendukung berbagai upaya masyarakat untuk mengharumkan Bondowoso. Termasuk salah satunya upaya pemuda asal desa Tamanan, Izra Tamaris yang berangkat ke kantor Google Jakarta untuk menyampaikan permohonan penghapusan konten video hantu Bondowoso di Youtube.com.

Miftahul Huda, Tim Pemenangan Paslon  Ahmad Dhafir dan Hidayat, menguraikan, keberadaan video tersebut selama ini terus membuat image Bondowoso seolah-olah adalah kota Misteri. Padahal kenyataannya tidak seperti itu. Ada banyak keindahan yang bisa dieksplorasi di kota Tape ini. Hal tersebut,  justru merugikan Bondowoso yang saat ini tengah bersungguh sungguh  membranding Bondowoso the Higland Paradise di ranah konten digital.

“Belum lagi Bondowoso ini kan dikenal juga sebagai Bondowoso Republik Kopi. Seharusnya ketika memasukkan keyword “Bondowoso” di Youtube tampilannya  keindahan Bondowoso sebagai salah satu pengahasil kopi terbaik, atau setidaknya keindahan wisata yang banyak di Bondowoso yang mendunia. Tapi ini kan yang keluar malah hantunya, bertolak belakang dengan realitas Bondowoso Now,” jelasnya.

Baca Juga : Ingin Hapus Video Hantu Bondowoso, Pemuda Ini Datangi Kantor Google

Ia pun mengaku sangat apresiatif akan inisiasi dari Irza dan kawan kawan yang semula membuat petisi di change.org itu. Menurutnya,  kesadaran para pegiat media sosial ini mendapatkan dukungan dari bupati dan pemerintah daerah  serta apresiasi paslon Ahmad Dhafir dan Hidayat.

Ia pun mengaku pihaknya siap mengawal upaya Izra Tamaris dan kawan kawan yang berangkat ke kantor google Jakarta.

“Saya juga sudah tanda tangani petisi itu, Ahmad Dhafir dan Hidayat termasuk pak bupati Amin juga sudah tanda tangani. Ini semangat pemuda yang positif. Dan Kami siap mewadahi dan mendukung tiap gerakan warga untuk kebaikan Bondowoso,” ujarnya.

Sementara itu, Izra Tamaris mengaku sangat terharu atas dukungan dari Rumah Kita. Karena, sebelumnya tak banyak yang merespon upaya kecilnya untuk kemajuan Bondowoso.

“Saya berangkat ke kantor google Jakarta ya karena disupport sama Rumah Kita, dan pak bupati Amin dan sekda pak Karna, atas nama pemuda pegiat medsos kami berterimaksih,” pungkasnya. (och)