SURABAYA – Pelajar di Surabaya diharapkan agar jangan coba-coba ataupun tergoda menggunakan narkoba, tapi cobalah untuk mengukir prestasi, seperti juara kelas atau juara di sekolah. Demikian disampaikan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam kegiatan Sosialiasi Bahaya Narkoba (generasi sehat tanpa narkoba) yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya dan Polrestabes Surabayadi hadapan SMP IPIEMS Surabaya, Rabu (6/9).

Risma sapaan akrabnya mengatakan, godaan bagi pelajar dan anak muda sekarang untuk mencoba narkoba atau minuman keras, memang besar. Maka dari itu, pelajar perlu memiliki prinsip kuat untuk tidak tergoda atau menerima ajakan orang lain untuk mencicipi narkoba.

 

Baca Juga : Lakukan Penyegaran, Sejumlah Kapolsek Dimutasi

 

“Kalian bisa menghindari bila punya prinsip. Kalau ada teman ngajak, kalian bilang nggak mau. Jangan takut dibilang nggak gaul. Memangnya kalian mau gaul tapi ditangkap polisi karena narkoba. Justru narkoba itu bukan kemajuan, tapi kemunduran,” katanya.

Ditambahkannya, anak-anak di Surabaya tidak boleh patah semangat karena merasa berasal dari keluarga kurang mampu secara materi. Justru, anak-anak Surabaya harus meyakini bila ada kemauan kuat, pasti ada jalan untuk berhasil.

“Kalau mau jadi pemenang, harus dimulai sekarang. Pemkot Surabaya punya banyak beasiswa. Kalau kalian pandai dan berhasil, beasiswa akan mendatangi kalian.Jadi anak-anak Surabaya yang berprestasi bisa mendapatkan beasiswa,” pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut, AKBP Suparti Kepala BNN Kota Surabaya, AKBP Roni Faisal Saiful Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya, serta beberapa Kepala Dinas terkait di lingkup Pemkot Surabaya. (sga)