Share

 

BONDOWOSO– Mohammad Tolha Koordinator relawan JSN (Jaringan Santri Nusantara)- Relawan Bupati Salwa Arifin- mengaku Belum tau kalau ada presidium relawan  Sabar 276 selama ini.

“Yang saya tau, seingat saya relawan itu selain JSN (jaringan santri nasional kumpulan beberapa santri lintas pesantren ) yang saya sendiri berada di dalamnya sebagai koordinator, ada laskar Aswaja,  ada ABABIL (kumpulan para pejuang senior pilbup 2008 ) IKTASAMU (kumpulan santri alumni Manbaul Ulum ) ARRUHAMA’ (kumpulan santri alumni Koncer )  dan masih banyak relawan yang lain murni dari masyarakat pecinta Kiai Salwa yang tidak bisa saya sebut namanya satu persatu,” tuturnya pada Memo Indonesia, Kamis (11/10).

Menurutnya, semua relawan  ini dalam pergerakanya berada di bawah satu komando yaitu ketua tim pemenangan Kh. Mohammad Hasan. Dan sampai hari ini masih belum di bubarkan.

Namun demikian, jika ada aspirasi yang hendak disampaikan baiknya jika itu bersidat internal, maka diselesaikan di dalam. Agar, aspirasi maupun pesan yang disampaikan bisa diterangkan dengan sempurna dan terhindar dari kesalahpahaman.

 

Baca Juga : Relawan Sabar 276 Ancam Bupati Bila Angkat Pejabat Bukan Pendukung Sabar

 

Ia pun berharap hak-hak Kh. Salwa Arifin sebagai Bupati tidak dipreteli. Sehingga pemerintahan bisa berjalan dengan maksimal.

Untuk informasi, sejumlah masyarakat yang tergabung dalam presedium relawan sabar 276 menggelar pertemuan dua kali.

Samsul Hadi, Calon Legislatif PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan),  yang mengkomandani Presedium relawan Sabar 276, mengatakan, pihaknya bertekad untuk menolak pejabat siapapun orangnya yang dari awal tidak membantu kemenangan Sabar, tapi berebut jabatan.

Hal ini, katanya, sangat wajar ketika relawan Sabar meminta kepada orang yang tidak mendukung kemarin, tidak bersusah payah, berjerih payah dan mengeluarkan keringat supaya mengalah. Artinya, jangan berebut dan meminta jabatan serta harus tau diri.

Dengan beredarnya pemberitaan ini di berbagai media, justru mendapat tanggapan yang berbeda dari Sekertaris DPC PPP Saiful Bahri Husnan, atau lebih dikenal Gus Syef. Ia justru mengajak semuanya untuk tidak memaksakan kehendak yang seharusnya menjadi hak prerogatif dari Bupati.

Selain itu, juga ada Didit Baskariyanto Koordinator Relawan Sabar Laskar Aswaja menegaskan bahwa seluruh relawan mendukung setiap keputusan yang diambil oleh Bupati Salwa Arifin. Salah satunya penentuan pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Bondowoso. Pasalnya, penentuan posisi itu merupakan hak prerogatif Bupati. (Och)