BONDOWOSO – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso berikan bantuan beras sekitar 10 kilogram per kepala keluarga (KK) di lima desa, Kamis (4/5/2017). Lima Desa tersebut di antaranya, desa Wonosari kecamatan Grujugan, desa Sumber Canting kecamatan Botolinggo, desa Jumpong kecamatan Wonosari, serta desa kelabang kecamatan Tegalampel.

Menurut Agus Salam, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, kelima desa itu dipilih karena masuk kategori desa rawan pangan. Yakni desa yang hasil pertaniannya mengalami gagal panen karena cuaca. Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang mengalami kesulitan.

”Bukan kita yang memilih desa-desa itu, tapi dari team SKPG (Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi) yang berkerjasama dengan Universitas Jember,” katanya kepada Memo Indonesia.

Agus Salam menambahkan bahwa sebelum diberikan bantuan beras ini, pihaknya telah melakukan penyuluhan dan sosialisasi kepada warga untuk memanfaatkan lahan pekarangan. Nantinya lahan-lahan tersebut bisa digunakan sebagai tempat menanam holtikultura ataupun untuk ternak.

Sebagai wujud keseriusan dari penyuluhan itu, lanjut dia, Dinas Ketahanan Pangan sendiri juga sudah menyediakan bantuan bibit singkong ataupun holtikultura untuk diberikan kepada warga di lima desa itu. Langkah tersebut sebagai bantuan jangka panjang yang bisa diterima oleh desa-desa itu.

“Setiap desa itu sudah kita kenalkan kegiatan KRPL (Kelompok Rumah Pangan Lestari) yang nantinya memberikan pemahaman yang lebih dalam terkait pemanfaatan pekarangan,” pungkasnya. (och/esb)