BONDOWOSO – Ratusan guru di Bondowoso mendapatkan bantuan kesejahteraan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Mereka adalah guru tidak tetap (GTT) dan pegawai tidak tetap (PTT)  yang mengajar di SMA/SMK  dan PKLK (Pendidikan Khusus Layanan Khusus) di kota Tape ini.

Bambang Agus Suyitno, Kasubag Tata Usaha sekaligus PLH Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Bondowoso, Selasa (6/3), mengatakan,  setiap GTT dan PTT mendapatkan bantuan kesejahteraan dengan nominal Rp 750 ribu per bulan. Sehingga, dengan nominal sekian maka jumlah  keseluruhan anggaran yang digelontorkan selama 14 bulan yakni sekitar Rp 1,2 milliar untuk 107 GTT. Kemudian, untuk 145 PTT di Bondowoso total anggarannya sekitar Rp 1,5 milliar.

“Ini akan cair nanti karena Januari Februari belum cair, doanya insyallah nanti bulan Maret. Tapi kita berupaya karena proses pencairan melalui provinsi, Insyallah di rapel,” ujarnya.

 

Baca Juga : Tiap Tahun 200-an Guru Pensiun, Bondowoso Kekurangan Guru PNS

 

Ia pun kembali memastikan, bantuan kesejahteraan GTT-PTT ini menyesuaikan dengan standar gaji yang ada di Pemprov Jatim. Karena itu, akan ada tunjangan satu kali subsidi gaji pada saat hari raya dan satu kali subsidi gaji ke-13.

“Kalau diartikan ya nanti ada gaji 13 sama dengan mirip-mirip dengan yang PNS lah, cuma besarnya nggak sama ya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa bantuan kesejahteraan ini akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru. Oleh karena itu, semua GTT dan PTT SMA/SMK serta PKLK dikumpulkan di SMA Negeri 3 Bondowoso, Selasa (6/3) untuk membuat rekening di Bank Jatim ini.

“Untuk membentuk rekening dan ATM. Jadi nanti semua masuk ke rekening,” jelasnya.

Ia pun menguraikan bahwa ini adalah bentuk dari upaya untuk memajukan ependidikan melalui peningkatan kesejateraan para pendidiknya. (och)