BONDOWOSO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menanam 3.200 pohon jenis trembesi di sepanjang jalan menuju wisata batu so’on Solor. Penanaman pohon ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mencapai umur ekonomis jalan.

Karna Suswandi Kepala Dinas PUPR, saat penanam pohon, Jum’at (19/1), menjelaskan jalan yang telah ditanami pohon ini masuk dalam kegiatan jalan wali (jalan yang berwawasan lingkungan). Artinya, jalan yang dalam pembangunannya bukan hanya memperhatikan kondisi fisik yang bagus, melainkan juga mempertimbangkan faktor-faktor yang bisa membuat jalan tersebut mampu mencapai nilai ekonomisnya.

“Untuk mencapai usia ekonomis itu juga harus diperhatikan. Ada drainasenya, ada pohon ayomannya. Sehingga air-air yang menggenang di situ bisa diserap akar-akar,” ujarnya.

 

Baca Juga : Bendungan Jebol, Kadis PUPR Bondowoso Datangi Lokasi

 

Ia mengatakan bahwa pihaknya memang memprioritaskan penanaman di jalan yang menuju Solor, karena ini adalah objek wisata. Sehingga, ke depannya wisatawan ketika berkunjung ke wisata batu so’on bukan hanya bisa menikmati keindahan di lokasi objek wisata.

“Bukan hanya indah pemandangan stonehengenya, tapi di perjalanan mereka juga bisa menikmati keindahan jalannya menuju lokasi stonehengenya,” tegasnya.

Di 2018 rencananya akan dilakukan penyelesaian pembangunan jalan dari Sulingwetan, Cermee. Selain itu, juga akan ada pembangunan jembatan kaca sebagai komponen tambahan dalam kegiatan wisata batu susun Solor dengan anggaran Rp 4 milliar. Sehingga total pelaksanaan kegiatan wisata di Solor ini ada Rp 8,5 milliar.

“Kemudian peningkatan yang kemarin belum selesai, dari yang belum hotmix nanti kita hotmix secara keseluruhan, itu tahun 2018 diperkirakan akan menelan biaya 4,5 milliar,” jelas Karna.(och)