BONDOWOSO – Desa Ramban Kulon, Kecamatan Cerme, Bondowoso, ditetapkan sebagai Desa Budaya. Peresmian ini dilakukan langsung oleh Bupati Amin Said Husni melalui penandatanganan prasasti di acara Selametan Gugur Gunung 2017 di Pesarean Raden Imam Syafi’i, Senin (6/11).

Kepastian itu disampaikan Endang Hardiyanti, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso, melalui Endah Listyorini, Bagian Kebudayaan. Dia menjelaskan dipilihnya desa Ramban Kulon sebagai desa budaya karena berbagai warisan budaya yang meliputi kegiatan tradisi, kesenian, permainan tradisional, arsitektur bangunan bahkan peninggalan sumur kuno jaman Majapahit pun masih tetap ada.

“Ada budayanya, tradisinya yaitu Ngideri, ada rumah adat di ramban kulon ini, ada situs, ada sumur majapahit termasuk Jembatan Manting. Keseniannya sendiri ada Ojung, Ronjungen, patek lele, enggrang. Kemudian sholawatan ada, pujian juga ada,” paparnya.

Ke depan, pihaknya akan mengintensifkan pembinaan kepada masyarakat, pemeliharaan untuk situs-situs serta pengembangan kesenian.  Harapannya, ini bisa menjadi objek wisata baru di Bondowoso.

 

Baca Juga : Ribuan Warga Nyon’on Nampan di Selametan Gugur Gunung

 

Bupati Amin Said Husni, saat sambutan, memaparkan, dalam kehidupan modern seperti sekarang, hazanah budaya menjadi sesuatu kekayaan yang memiliki keluhuran tradisi serta nilai dan daya tarik wisata. Oleh karena itu, Pemerintah memberikan komitmen dan  perhatian untuk ikut melestarikan dan mengembangkan budaya setempat. Sehingga, masyarakat bisa terus mewarisi nilai-nilai yang terkandung di balik budaya itu sendiri. Sekaligus menjadikan itu sebagai daya tarik wisata.

“Orang bisa datang untuk melihat tampilan budayanya, tetapi juga diharapkan menangkap spirit dan substansi di balik kegiatan budaya itu sendiri,” paparnya.

Bupati dua periode tersebut, memaparkan dukungan pada awal tahun 2017 ini Pemkab memberikan bantuan seragam adat bagi masyarakat yang ditetapkan sebagai pemangku adat. Selain itu juga, diberi bantuan seperangkat set alat musik gamelan. Pemberian bantuan ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung desa Ramban Kulon sebagai desa Budaya.

“Sebagai bagian dari upaya melestarikan kebudayaan. Tetapi saat ini sedang dalam proses pengadaan mudah-mudahan dapat segera diserah terimakan,” jelasnya. (och)