Share

BONDOWOSO – Sebanyak 24 wartawan di Kabupaten Bondowoso mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke-47. Dari jumlah tersebut, 23 diantaranya dinyatakan lulus ujian atau kompeten oleh tim penguji.

UKW 2022 angkatan ke-47 yang digelar di Hotel Ijen View, Kelurahan Tamansari, Kabupaten Bondowoso. Dan digelar selama 3 hari, 28-30 November 2022. Selain wartawan asal Kota Tape, UKW juga diikuti oleh sejumlah awak media asal Kabupaten Jember.

Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bahtiar Rahmat mengatakan bahwa dengan digelarnya UKW ini diharapkan para jurnalis mampu bekerja secara professional dan meningkatkan kompeten.

“ Yang dulunya nggak bisa nulis, setelah UKW harus bisa nulis. Karena tulisan kalian ini tidak hanya dipertanggungjawabkan secara social, tapi juga dunia akhirat,” katanya saat memberi sambutan penutupan UKW di Ballroom Ijen View, Rabu, (30/11/2022).

Selain itu, para jurnalis diharapkan bisa menciptakan iklim pers yang baik dengan menyuguhkan berita-berita akurat, bukan hoax. Sehingga, media juga mampu turut serta membantu pembangunan pemerintah daerah setempat.

“ Karena wartawan merupakan salah satu penopang demokrasi,” lanjutnya.

Baca Juga : Hasil Tangkapan Ikan Melimpah, Nelayan di Pesisir Pandean Wonorejo Gelar Tradisi Petik Laut

Sementara itu, salah satu tim penguji dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Djoko Tetuko menegaskan bahwa UKW bertujuan agar wartawan memahami Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sesuai yang diamanatkan dalam UU Nomor 40 Tahun 1999.

“ Meski sudah dinyatakan kompetensi setelah UKW, tapi jika melakukan pelanggaran kode etik maka kami tidak segan-segan mencabut sertifikat kompeten,” tegasnya di hadapan peserta UKW.

Ditambahkan oleh penguji UKW lainnya, Machmud Sohermono bahwa saat ini para wartawan juga harus memperhatikan penulisan berita ramah anak. Hal tersebut sesuai dengan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA) sesuai dengan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

“ Tidak boleh mengungkap identitas anak yang sedang
bermasalah dengan hukum, baik itu sebagai pelaku atau tersangka, korban maupun saksi,” ungkapnya. (Och)