Share

PROBOLINGGO – Proses pencalonan Walikota Probolinggo, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kota Probolinggo, diminta setor dana Rp 150 juta kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Propinsi Jawa Timur.

Menurut Ketua DPD PDIP Propinsi Jawa Timur, Kusnadi kepada sejumlah wartawan menjelaskan bahwa hal itu memang benar adanya

“Kami memang meminta dana itu, namun itu bukan untuk kepentingan pribadi. Ini untuk kepentingan survey para calon yang berangkat melalui PDIP,” jelasnya, Selasa (22/8) saat rapat koordinasi di aula DPC PDIP jalan Brantas, siang.

Ditegaskan pula oleh Kusnadi, kalau dana itu dminta dari DPC PDIP dimasing-masing kabupaten kota yang akan melaksanakan Pilkada serentak.

“Kami juga tekankan dana tersebut bisa diambilkan dari kas DPC PDIP atau urunan para calon yang akan berangkat dari kendaraan PDIP ini,” tambahnya.

Baca Juga : RKUPA PPAS PAPBD 2017, Pemkab Probolinggo Ditandatangani

Kusnadi sendiri menargetkan untuk menang Pilkada pada Kota Probolinggo ini.

“Untuk Kota Probolinggo saya pastikan PDIP harus dan pasti menang. Sebab berturut turut PDIP menang terus,” ungkapnya lagi.

Untuk Pilkada Jawa Timur, Kusnadi menjelaskan bahwa sampai saat ini masih ada satu calon yang mendaftarkan sebagai Calon Gubernur Jawa Timur pada Pilkada mendatang.

“Yang sudah mendaftar itu hanya Gus Ipul dan itu satu satunya yang mendaftar di DPD  PDIP Jatim,” ujarnya lagi.

Kusnadi sendiri tidak mengetahui jika ada calon yang mendaftarkan dirinya melalui DPP PDIP di Jakarta.

“Tapi kalau para calon daftarnya ke DPP itu saya yang tidak mengetahui. Yang jelas sampai saat ini, calon yang mendaftarkan ke DPD PDIP hanya Syaifullah Yusuf atau disebut Gus Ipul,” pungkasnya. (ufa)