Share

BONDOWOSO – Pencarian seorang lelaki sekira usia 33 tahun bernama Ardian Anang Ardi Hamzah diduga hilang saat pergi memancing di sungai Sampean Baru hingga hari ke dua masih nihil.

Kapolsek Tapen AKP Iswahyudi, menyebutkan, bahwa pencarian hingga hari ke dua pada Kamis (27/1/2022) belum menunjukkan tanda-tanda ditemukannya surviver.

Pencarian sendiri, disebutnya dilakukan oleh dua tim gabungan. Mereka menyisir dari Bendungan Sampean baru untuk tim pertama. Dan, tim ke dua menyisir di wilayah Taman Krocok menuju TKP awal.

Kemudian, pencarian juga diperluas hingga Desa Widuri, Kecamatan Prajekan karena adanya informasi dari masyarakat melihat adanya tanda-tanda surviver.

“Sampai ke perbatasan pintu lima di Desa Widuri belum ada,” jelasnya.

Namun, pihaknya terpaksa menghentikan pencarian di hari ke dua pada sekira pukul 16.00 WIB. Pasalnya, hujan deras mengguyur kawasan tersebut.

Baca Juga : 80 Persen OPD di Bondowoso APARnya Sudah Kadaluarsa

“Karena hujan deras, pencarian korban dihentikan dan dilanjutkan besok pagi (Jum’at, 28/1/2022 -red),” katanya.

Sebelumnya diberitakan, seorang lelaki sekira usia 33 tahun bernama Ardian Anang Ardi Hamzah diduga hilang saat pergi memancing di sungai Sampean Baru, Selasa (25/8/2022) malam.

Pria asal Desa Sumberpandan, Kecamatan Grujugan itu, disebut pamit pergi memancing sejak pukul 08.00 WIB dengan mengendarai sepeda motor.

Demikian dituturkan oleh Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Dadan Kurniawan dikonfirmasi awak media, Rabu (25/8/2021).

“Dia pamit mancing jam 08.00 pagi mengendarai sepeda motor, tapi sampai tengah malam tak kunjung pulang. Akhirnya keluarga melapor,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa setelah mendapat kabar tersebut pihaknya bersama TNI-Polri, Satpol PP, serta masyarakat sekitar melakukan pencarian.

Bahkan, Tim SAR (Search and Rescue) juga turut melakukan pencarian di sekitar aliran Sungai Sampean Baru.

“Tadi hari pertama pencarian. Banyak rekan tim yang terlibat bersama Tim SAR,” pungkasnya.(och)