Pembantu Sementara (PS) Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Surabaya, Iptu. Endri Subandrio, SH

SURABAYA – Dalam menjalankan tugas abdi Negara selaku aparat penegak hukum dalam menindak kriminalitas, Pembantu Sementara (PS) Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Surabaya, Iptu Endri Subandrio, SH melakukan tindakan tegas bagi para pelaku-pelaku yang meresahkan warga di wilayah hukumnya.

Dari berbagai tindakan yang dilakukan secara tanggap dan cepat Perwira yang mempunyai ciri khas murah tersenyum berhasil mengungkap tiga kasus selama Bulan juli 2017.

PS Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Iptu Endri Subandrio, SH mengatakan,tiga kasus yang berbeda yang berhasil diungkap adalah pengedar narkotika jenis sabu-sabu,kasus Pengeroyokan Jalan Kalianak Surabaya dan kasus Penipuan dan Penggelapan.

“Dari tiga kasus tersebut kami berhasil mengamankan empat pelaku kejahatan,” kata pria yang mempunyai ciri khas murah tersenyum ini.

Untuk kasus pengedar narkotika jenis sabu-sabu,Diungkapkannya berhasil membekuk 1 pelaku berinisial F warga Jalan Bulak Banteng Surabaya yang mendapatkan barang tersebut dari Madura dan akan diedarkan di Surabaya.

 

Baca Juga : Adanya Dugaan Penyelewengan Dana Hibah Buat Risma Geram

 

“Pelaku ini merupakan residivis,petugas berhasil menyita sekaligus mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu yang di kemas dalam klip plastik menjadi 25 poket siap edar,” ungkapnya.

Sedangkan dalam kasus Pengeroyokan Jalan Kalianak Surabaya, Dikatakannya ada 2 orang pelaku berinisial A dan F juga dalam kasus pengeroyokan Jalan Kalianak Surabaya.

“Ini kasusnya unik karena pelaku bersama temannya memukul korban dikarenakan cemburu.Dan korban adalah mantan pacarnya salah satu pelaku,”ujar Perwira Asal Lamongan ini.

Ditambahkannya, dalam kasus penipuan dan penggelapan telah mengamankan 1 pelaku yang berinisial D.Pelaku ini kesehariannya bekerja sebagai sales dan telah dilaporkan oleh perusahaannya.

“Modus pelaku ini dengan cara menjual barang tetapi tidak dilaporkan ke perusahaannya.Bahkan pelaku telah menjalankan aksi tersebut sekitar 1 tahun,” pungkas mantan KBO Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya ini. (sga)