Share

SURABAYA – Polrestabes Surabaya dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya terus menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat). Kali ini yang menjadi sasaran adalah tempat kos menyerupai hotel di antaranya di kawasan Jalan MERR, Penginapan Oemah Semampir, dan yang terakhir di Hotel Sulawesi Kertajaya, Surabaya, Rabu (7/6).

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yani menjelaskan kegiatan dalam operasi yang digelar Selasa (6/6) malam hingga Rabu (7/6) dini hari itu petugas mengamankan enam pasangan yang tidak bisa menunjukkan surat nikah sah atau bukti mereka adalah pasangan suami istri.

“Ada enam pasangan, satu pasangan harus diperiksa secara intensif di kantor polisi karena diduga jadi korban perdagangan anak,” jelasnya.

Diungkapkannya, saat di Oemah Semampir petugas menemukan dua pasangan, sedangkan di MERR petugas tidak menemukan apapun. Namun, petugas mendapati empat pasangan di penginapan Hotel Sulawesi Kertajaya.

“Saat digerebek ada pasangan yang sedang berhubungan badan. Selain itu, polisi juga sempat menginterogasi seorang perempuan muda yang tinggal di eks lokalisasi Jarak Gang Lebar,” ungkapnya.

Ke enam pasangan tersebut,lanjutnya kemudian didata dan dibawa ke kantor Satpol PP kota Surabaya.

”Setelah mereka didata mereka dibawa ke Mako Satpol PP untuk ditindak lanjuti,” pungkasnya. (sga/ron)