Kombes Pol Rudi Setiawan Kapolrestabes Surabaya bersama Kolonel Kav M. Zulkifli Danrem Surabaya saat meninjau langsung pelaksanaan ibadah misa di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro Surabaya, Minggu (20/5).

SURABAYA – Sebanyak 1.200 personel dari Polrestabes Surabaya disebarkan ke seluruh gereja di Kota Surabaya guna pengamanan pelaksanaan ibadah misa di Gereja di Kota Surabaya, Minggu (20/5).

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan pengamanan kegiatan Gereja akan terus dilakukan, terutama pada Gereja yang menjadi korban ledakan bom, salah satunya Gereja Kristen Indonesia (GKI). “Kami aparat keamanan bersama petugas dari Pemerintah Kota Surabaya, ingin memberikan rasa aman kepada jemaat. Apalagi tempat ini jadi salah satu korban peledakan. Rasa nyaman ini perlu ditumbuhkan kepada masyarakat, supaya mereka percaya bahwa situasi telah normal, dan mereka bisa beribadah seperti biasa,” katanya didampingi oleh Danrem 084/BJ Kolonel Kav M. Zulkifli usai meninjau langsung pelaksanaan ibadah misa di Gereja Kristen Indonesia, Jalan Diponegoro Surabaya, Minggu (20/5).

Menurutnya, kedatangannya itu juga memastikan bahwa pelaksanaan misa bisa berjalan aman dan para jemaat bisa beribadah dengan nyaman. Total personel yang diterjunkan dimasing-masing gereja dalam pengamanan ini beragam tergantung berapa besar jemaatnya, maka jumlah personelnya pun juga akan lebih besar. Termasuk di GKI, jumlah jemaat berkisar 600 orang, yang dijaga puluhan personel gabungan. Bukan hanya dari kepolisian, tetapi juga dari TNI, Satpol PP, Banser, dan beberapa elemen masyarakat seperti suporter Persebaya dan PSHT.

“Kami sangat berterima kasih kepada petugas gabungan yang mau membantu kepolisian dalam hal ini. Seperti hari ini yang terlihat lebih banyak personelnya. Ini menunjukkan bahwa arek-arek Suroboyo, saling berpegangan tangan. Kita amankan kegiatan gereja, memberikan rasa aman kepada saudara-saudara kita yang lain,” pungkasnya.

Sementara itu, Danrem 084/BJ Kolonel Kav M. Zulkifli Surabaya  menambahkan bahwa pihaknya siap membantu kepolisian, sebagaimana aturan dari Polda Jatim. Dia juga telah mengerahkan personelnya untuk melakukan pengamanan di ratusan gereja di Surabaya. “Sama seperti yang dikatakan Kapolres, kita siap back up kepolisian, untuk mengamankan kota Surabaya. Kita harapkan juga kejadian minggu lalu, tidak terulang lagi,”  ujarnya. (ags)