Share

 

BONDOWOSO – Polres Bondowoso dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) setempat berikrar siap mengikuti pelaksanaan  Pileg dan Pilpres dengan mengedepankan pilkada damai.

Hal ini dituangkan dalam Ikrar Pilkada damai, yang dibacakan bersama-sama dalam acara Nyangkruk dan Ngopi Bareng FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) dan Tokoh Lintas Agama Bondowoso, di Aula Polres, Rabu (10/10).

Ikrar yang dibacakan bersama itu berisi, bahwa dalam rangka menciptakan situasi yang aman, tertib dan kondusif  menjelang pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019. FKUB dan tokoh lintas agama bersepakat untuk bersama-sama Polri menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban.

Kemudian, saling hormat menghormati dan menjaga kerukunan antara umat beragama. Termasuk, menolak berita hoax, isu SARA, ujaran kebencian, serta menolak penggunaan tempat ibadah sebagai sarana kegiatan politik praktis.

 

Baca Juga : Serap Aspirasi, Polres Bondowoso Ajak FKUB Nyangkruk sambil Ngopi Bareng

 

Usai itu, Ketua FKUB Bondowoso, Saiful Haq, yang memimpin pembacaan Ikrar Pilkada Damai, menyampaikan bahwa menjaga kondusifitas dan kemanan Pileg dan Pilpres 2019 menjadi tanggung jawab bersama.

“Ini kalau sampai terjadi sesuatu jelang Pileg dan Pilpres nanti kita punya hutang besar sama Polri,” tuturnya yang diikuti tepuk tangan seluruh hadirin yang hadir.

Kapolres Bondowoso, AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi, mengatakan, deklarasi ini untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan. Semuanya berkomitmen untuk menjaga kondusifitas bersama-sama.

“Dengan begitu kan mempunyai beban moril, seperti yang disampaikan oleh Ketua FKUB kan, minimal kan beban moril mereka juga ada. Bukan hanya tugas kepolisian,” tutur Kapolres Taufik.(och)