BONDOWOSO – Jajaran Kepolisian Resort Bondowoso memusnahkan barang bukti miras hasil ungkap kasus yang dilakukan selama periode September 2017. Barang bukti yang dimusnahkan yakni miras jenis arak sebanyak 6.000 liter. Pemusnahan barang bukti miras jenis arak dilakukan dengan cara dibuang ke dalam galian lubang dengan kedalaman kurang lebih satu meter. Kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar.

Pemusnahan barang bukti tersebut juga turut dihadiri oleh Komandan Kodem 0822 Bondowoso, Letkol Inf Tarmuji, Pimpinan Pondok Pesantren Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki, serta Kepala Desa Tanggul.

Kapolres Bondowoso, AKBP Taufik Heardiansyah Zeinardi, saat menyampian press release, Senin (25/9), mengatakan miras yang dismunahkan ini merupakan hasil dari ungkap kasus yang dilakukan jajarannya pekan lalu. Sejauh ini, pihaknya masih terus akan mengembangkan kasus tersebut, karena kedua pelaku yang diamankan mengaku sebagai kurir.

 

Baca Juga : Grebek Judi Remi, 4 Ditangkap,2 Kabur

 

Sebelumnya Kepolisian Resort Bondowoso menggerebek sebuah rumah di Kademangan, Rabu (20/9). Diduga rumah tersebut dijadikan tempat pengoplosan minuman keras jenis arak. Dari penggerebekan tersebut berhasil diamankan sekitar 6.000 liter arak, puluhan drum plastik berukuran besar serta ratusan jeriken. Selain itu juga diamankan sebuah mobil jenis pick up, dengan Nopol P 8050 TH.

Selain itu, juga ditangkap dua orang asal Rogojampi, Banyuwangi, yang mengaku sebagai kurir. Masing-masing adalah Agus Hari (34) dan Suwaji (35). Kepada polisi, keduanya mengaku hanya sebagai kurir yang bertugas mengangkut miras itu ke Banyuwangi. (och)