Bondowoso – Perang terhadap peredaran narkoba terus ditabuh Polres Bondowoso. Belakangan ini, sejumlah kepala desa dan perangkat desa yang ditengarai terlibat narkoba menjadi target operasi Reskoba Polres Bondowoso.

Kepala Satuan Reskoba Bondowoso AKP Asib menyampaikan jika di Bondowoso masih banyak target reskoba yang masih beroperasi dan belum di tangkap. ”Untuk itu kami masih tetap harus bekerja keras walau hasilnya sudah bisa diliat sendiri. Untuk setahun terakhir polres Bondowoso yang terhitung kota kecil tapi untuk kasus narkoba yang terungkap bisa dibilang terbanyak dari beberapa kota di Jawa Timur,” ujarnya saat ditemui Memo Indonesia, Selasa (4/4/2017) kemarin.

Mantan Kapolsek Tenggarang ini menambahkan bahwa masih ada yang sudah jadi target polisi seperti perangkat dan Kades. “Kalau beberapa hari yang lalu dan telah kami tangkap, ada Oknum Perangkat Desa di Kecamatan Tegalampel dan Kades Tangsil Kulon. Sesuai laporan yang kami terima, masih ada beberapa oknum dari kalangan pemerintah desa lagi yang sudah jadi target kami, tapi tentunya semua itu tak semudah langsung main kita tangkap, kita akan lalui prosedur yang ada,” Ucapnya.

Untuk itu, Asib mengungkapkan jika keberhasilan polisi dalam mengungkap kasus narkoba perlu peran serta masyarakat. “Kasus Narkoba sendiri merupakan atensi Kapolri. Untuk itu kami meminta peran serta masyarakat untuk membantu serta memberikan informasi kepada polisi jika ada peredaran narkoba di sekitar kita dan tetap mengawasi pergaulan anak kita agar tidak terjerumus dalam narkoba,” pungkasnya. (sug/esb)