Share

SURABAYA – Sebanyak 47 polisi dan PNS terdiri dari AKBP 2 orang, AKP 4 orang, Iptu 2 orang, Ipda 14 orang, Aiptu 10 orang, Bripka 8 orang, serta Brigadir 3 orang dan PNS 4 orang yang bertugas di Mapolrestabes Surabaya memasuki Purna Tugas di kepolisian, kemarin. Mereka diarak dengan iring-iringan becak dan prosesi pedang pora.

Kapolrestabes Surabaya, Jawa Timur, Kombes Pol Mohammad Iqbal yang bertindak sebagai inspektur dalam Upacara Wisuda Purna Tugas mengatakan atas nama bangsa dan Negara, mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini hingga masuk ke masa Purnawiran tanpa cacat.

“Semoga para purnawirawan ini setelah kembali ke masyarakat bisa menjadi tauladan sebagai warga negara yang baik di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Bentuk pengabdian, dijelaskannya tidak cuma bisa dilakukan oleh pangkat atau golongan tertentu saja. Tetapi semua orang yang menjadi polisi bisa melakukannya. Termasuk mereka yang cuma bintara sekalipun. Pelepasan para polisi purna tugas ini diharapkan menukarkan energi positif. Terutama bagi mereka yang masih bertugas di internal Polrestabes Surabaya.

 

Baca Juga : Cipkon Batas Kota Surabaya, Polisi Sita Satu Unit Motor

 

“Ini akan melecut (anggota) lainnya. Mereka akan bekerja keras hingga tiba waktunya nanti diwisuda seperti ini,” jelasnya.

Dari Pantauan Motim, ke 47 orang itu kemudian meninggalkan pelataran Mapolrestabes Surabaya melalui prosesi pedang pora sebagai penanda upacara resmi kepolisian untuk menuju becak hias yang sudah berjajar rapi di sepanjang Jalan Sikatan, Surabaya.

Selanjutnya, para purnawirawan polisi itu menaiki becak hias. Para perwira menengah, termasuk Iqbal tak segan untuk berbaur. Bahkan mereka ikut mengayuh becak tersebut sekitar 200 meter.

Iring-iringan becak hias melaju di sepanjang jalan sikatan hingga Tugu Pahlawan. Di tengah jalan, pengguna jalan maupun warga sekitar cukup terhibur dengan iring-iringan itu. Mereka juga terlihat melambaikan tangan sebagai salah satu wujud penghormatan kepada abdi negara.(sga)