Surabaya – Adanya kasus tahanan kabur dari Mapolsek Tambaksari Surabaya dan Mapolres Malang membuat Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin melakukan terobosan dengan mengadakan lomba perbaikan ruang tahanan. Lomba ini, informasinya akan dilaksanakan pada 1 Juli mendatang se Jawa Timur.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, inisiatif ini diambil setelah adanya kasus tahanan kabur dan hikmahnya harus ada perbaikan ruang tahanan, termasuk kamar mandinya.

“Ini mau kita buatkan lomba mulai 1 Juli bulan depan. Dari pada lomba voli, mending lomba ini kan?,” ujarnya tadi siang.

Machfud Arifin mengungkapkan, perbaikan ruang tahanan saat ini akan menjadi prioritas bagi jajarannya. Untuk itu, pihaknya memerintahkan agar melakukan perbaikan ruang tahanan. “Kamar mandinya yang lebih layak dan mudah dipantau,” ungkapnya.

Terkait informasi adanya tahanan kabur, dijelaskan jika tujuh tahanan dari Polsek Tambaksari kini semuanya sudah berhasil diamankan kembali, dan tahanan kabur dari Polres Malang kini sudah tertangkap 11 orang dari 17 yang kabur.

“Saat ini Polres Malang kurang enam orang tersangka dan sekarang masih proses pengejaran,” jelasnya.

Kapolda juga memerintahkan pada jajarannya agar memasang CCTV online dan bisa diakses lewat handphone sehingga bisa memudahkan pengawasan. Hal itu menindaklanjuti maraknya tahanan kabur yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur.

“Selain membenahi struktur, mengantisipasi tahanan yang kabur bisa dilakukan dengan memantau melalui CCTV. Dengan memanfaatkan teknologi, maka pengawasan bisa diakses secara berjenjang. Jadi Kapolres juga bisa pantau lewat handphone,” pungkasnya. (ags)