Share

BONDOWOSO – Plt. Sekda Karna Suswandi membuka pagelaran Festival Muharram (Fesmuh) 2018 di Alun-alun Ki Bagus Asra, Rabu (12/9) malam. Dalam sambutannya, Karna Suswandi mengulas tentang dianggatkan tema ‘Menggali Potensi Menggelar Prestasi’ sebagai landasan Fesmuh kali ke 11 itu.

Karna menjelaskan, bahwa menggali potensi yang dimaksud ialah mengeluarkan segala macam potensi yang dipunyai oleh Kabupaten Bondowoso. Seperti potensi kepariwisataan mau pun hasil kerajinan masyarakat.

“Menggali potensi dimaksudkan untuk memggali potensi-potensi yang ada. Seperti potensi pariwisata dan UMKM Bondowoso. Perhatian pemerintah sungguh besar sekali. Seperti telah dibangunnya infrastruktur yang mendukung terhadap kegiatan pariwisata. Di bidang UMKM, semuanya telah tau bahwa ijen batik talah dipakai pada asian games 2018,” paparnya di hadapan masyarakat yang hadir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) itu juga menyampaikan, bahwa dikenalnya salah satu produk unggulan Bondowoso hingga ke mancanegara, yaitu kopi arabika ijen, salah satunya berkat festival muharram. Kemudian sebentar lagi, lanjutnya, akan disusul oleh beras organik Bondowoso yang baru saja mengantongi sertifikat nasional.

Baca Juga : Kesra Bondowoso Laouncing Komunitas Skrikandi

“Festival muharram telah melahirkan produk yang tidak hanya dikenal di Indonesia, akan tetapi juga dikenal di mancanegara. Contoh seperti kopi arabika Bondowoso yang dikenal sebagai Bondowoso Republik Kopi. Ini merupakan cacatan prestasi yang dicapai oleh kepemimpinan Bupati Amin,” ungkap Karna.

Pemerintah juga berkomitmen akan terus membulatkan tekad untuk terus berinovasi mengembangkan segala potensi yang ada. Hingga nama Bondowoso sebagai republik kopi mau pun istana beras organik makin dikenal oleh mancanegara.

Menutupi sambutannya, Plt. Sekda Karna berharap produk-produk unggulan Bondowoso iru terus dapat dikembangkan. Utamnya nanti di masa kepemimpinan KH. Salwa Arifin sebagai Bupati Bondowoso pengganti Drs. Amin Said Husni.

“Kita berdoa mudah-mudahan produk unggulan Bondowoso kedepan bisa terus dikembangkan di masa yang akan datang, lebih-lebih di bawah kepemimpinan Bupati yang baru yaitu KH. Salwa Arifin,” pungkasnya.

Untuk diketahui, bahwa festival muharram 2018 akan berlangsung selama 9 hari hingga tanggal 21 September. Banyak serangkaian kegiatan yang akan digelar. Diantaranya konser zafin (14/9), festival band pelajar (16/9), Bondowoso muslem ethnic festival (18/9), parade drumband (19/9), kemudian festival lampion (21/9). (abr)