Share
Plt Sekda Bondowoso, Drs. H. Karna Suswandi, MM saat menghadiri acara sosialisasi Peraturan Kepegawaian 2018. (ron)

BONDOWOSO – Dalam rangka penyebarluasan informasi peraturan dan kebijakan kepegawaian tahun 2018, BKD Bondowoso melakukan Sosialisasi Peraturan Kepegawaian Tahun 2018 yang dilaksanakan di SDN Kecamatan Wringin, kemarin. Sosialisasi ini dalam rangka untuk mendapatkan informasi dan masukan terkait evaluasi pelaksanaan kegiatan urusan pemerintah bidang kepegawaian tahun 2017.

Kegiatan sosialisasi ini terbilang istimewa, itu karena dihadiri langsung oleh Plt Sekda Bondowoso, Drs. H. Karna Suswandi, MM. Selain itu juga dihadiri oleh Kepala BKD, Wawan Setiawan, SH, MH, Camat Wringin, Koordinator wilayah Dinas Pendidikan di Kecamatan, Kabid Penilaian Kinerja dan Penghargaan Pegawai, Herlan, SH serta beberapa pejabat lainnya juga turun hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan sosialisasi kali ini menyasar para pegawai di lingkungan kecamatan, petugas kesehatan dan pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan wilayah kecamatan setempat. Sosialisasi hari kedua bertempat di Kecamatan Pakem yang menjadi sasaran kegiatan sosialisasi tepatnya di SD Patemon 1.

Dalam dua kesempatan tersebut, Kepala BKD, Wawan Setiawan, SH, MH menyampaikan banyak informasi penting terkait dengan implementasi UU ASN, Peraturan Pemerintah No. 11 tahun 2017 dan banyak informasi tentang perubahan paradigma di bidang kepegawaian.

“BKD akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kepegawaian. Sekarang sudah bukan jamannya pelayanan tepat waktu, kita sudah harus berorientasi kepada pelayanan yang proses penyelesaiannya bisa mendahului waktu,” ujar Kepala BKD, Wawan Setiawan, SH, MH kemarin.

 

Baca Juga : Sekda Apresiasi Sosialisasi Dupak 356 Pemangku Jabatan Fungsional

 

Sementara Plt Sekda Bondowoso, Drs. H. Karna Suswandi, MM hanya memberi motivasi kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kretifitas dan dapat terus berinovasi untuk mensiasati keterbatasan baik dari sisi anggaran maupun SDM pemerintah. Karna Suswandi juga menyebut “Resolusi Tuntas 2018” yang terdiri dari berbagai item sasaran kinerja sebagai target yang harus dicapai pada tahun 2018 dan didukung oleh semua pihak.

“Tujuan dari kegiatan ini antara lain untuk mewujudkan sinergitas pengelolaan kepegawaian antara BKD dengan Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Bondowoso, disamping itu bertujuan juga untuk memberikan pemahaman peraturan dan kebijakan kepegawaian,” ujar Plt Sekda Bondowoso, Drs. H. Karna Suswandi, MM kemarin.

Sebagai wujud komitmen dan impian serta keinginan untuk menjadikan Bondowoso sebagai kawasan pertanian organik, Karna Suswandi juga sudah menerbitkan buku “Bondowoso Istana Organik” – Membangun Ketahanan Pangan Berbasis Organik – yang beberapa saat lalu sudah dibagikan secara gratis.

“Program Bondowoso Istana Organik perlu terus ditingkatkan, terlebih beberapa produk pertanian organik Bondowoso telah mendapatkan sertifikasi organik seperti Beras organik dari desa Lombok Kulon dan tanaman hortikultura organik Desa Mangli. Bahkan, saat ini sudah mendapatkan sertifikat Internasional,” tambahnya.

Karna Suswandi berkomitmen agar sektor pertanian di Bondowoso bisa berjaya. Karena sektor pertanian merupakan urat nadi masyarakat Bondowoso dan Bondowoso masuk dalam karakteristik daerah agraris.

“Saya berkomitmen agar pertanian di Bondowoso bisa berjaya, karena jika pertanian berjaya maka Bondowoso juga akan berjaya,” pungkasnya. (ron)