SURABAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan pelayanan publik di Kabupaten Pamekasan tetap berjalan normal dan tidak terganggu, pasca penangkapan Ahmad Syafii Bupati Pamekasan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Gubenur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengatakan untuk pelaksana tugas (Plt) Bupati Pamekasan akan segera ditentukan dan sambil menunggu Plt, untuk sementara tugas-tugas pelaksanaan pemerintahan akan dikendalikan oleh wakil bupati Pamekasan.

“Kami segera berkoordinasi dengan Mendagri sambil menunggu Pak Gubernur yang saat ini masih berada di luar negeri,” katanya.

Gus Ipul sapaan akrabnya mengaku prihatin dan berharap kejadian di Pamekasan bisa menjadi pembelajaran bagi semua pihak, khususnya para kepala daerah.

 

Baca Juga : Pasca OTT KPK di Pamekasan, Kejati Jatim “Tertutup” untuk Wartawan

 

“Kita prihatin dan menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sekadar diketahui pada Rabu (2/8), KPK menetapkan 5 sebagai tersangka dugaan korupsi suap terkait penanganan kasus penyalahgunaan dana desa Dassok yang ditangani Kejari Pamekasan yaitu Achmad Syafii Bupati Pamekasan, Rudy Indra Prasetya Kepala Kejaksaan Negeri Pamekasan, Sutjipto Utomo Inspektur Kabupaten Pamekasan, Noer Solehhuddin Kabag Inspektur Kabupaten Pamekasan dan Agus Mulyadi Kepala Desa Dassok. (sga)