Share

BONDOWOSO – Sebanyak 55 bakal calon legislatif Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang bakal nyalon sebagai anggota legislatif pada pemilu 2019 menjalani Fit And Proper Test (uji kepatutan dan kelayakan) di Aula PCNU Bondowoso, Senin (15/7).

Tes tersebut dimaksudkan untuk menyaring kader-kader tebaik PKB yang betul-betul mempunyai loyalitas tinggi terhadap Nahdlatul Ulama.

“Sebagai Ketua DPC saya ingin menjaga betul PKB ini tetap menjadi alat perjuangan NU. Tes ini untuk menguji sejauh mana niat, kesetiaan serta komitmen mereka kepada NU,” ujar Ketua DPC PKB, H. Ahmad Dhafir.

Mantan Ketua DPRD itu juga mengatakan, bahwa PKB sebagai partai yang dilahirkan dari rahim Nahdlatul Ulama, ingin memastikan kader-kader terbaiknya yang bakal nyalon nanti niatnya betul-betul di dasari oleh keinginan untuk meneruskan perjuangan NU. Bukan untuk mencari pekerjaan mau pun sebagai ajang mengadu nasib.

Baca Juga : Habis Dilahap Api, Ponpes Tholabuddin Dapat Bantuan 21 Juta Dari Lazisnu

“Kita persiapkan kader terbaik untuk dilakukan seleksi oleh NU. Ini adalah bagian dari seleksi agar mereka memahami betul bahwa PKB adalah milik NU. Sehingga ketika terpilih sebagai wakil rakyat nanti, mereka tetap berjuang demi kemaslahatan umat dalam bingkai perjuangan NU,” tambahnya.

Sementara Wakil Ketua PCNU Bondowoso, H. Mas’ud Ali, selaku tim penguji menegaskan, bahwa perjuangan seluruh kader PKB melalui legislatif nanti tidak boleh lepas dari perjuangan NU. Karenanya, tes tersebut menjadi penting untuk menguji ketaatan serta kesetiaan mereka terhadap NU.

“Sehingga saya tanyakan kepada mereka bagaimana komitmen serta upaya mereka untuk memajukan perjuagan NU,” pungkasnya. (abr)