Share

BONDOWOSO – Pelaksanaan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bondowoso dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

Karena itulah, pelaksanaan yang berlangsung selama tujuh hari pada 10-16 Oktober 2021 ini. Dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Termasuk mewajibkan tiap peserta membawa hasil rapid antigen. Serta, bukti telah divaksin dengan menunjukkan aplikasi peduli lindungi.

“Harus vaksin pertama minimal Wajib vaksin minimal dosis satu,” ujar M. Iwan W, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian, Badan Kepegawaian Daerah Bondowoso, Senin (11/10/2022).

Baca Juga : Hadiri Pelantikan PC Fatayat NU Situbondo, Ini Pesan Bung Karna

Ia menjelaskan, jika ada peserta yang terindikasi suhu tubuhnya melebihi ambang batas, maka akan mengikuti ujian secara terpisah di tempat yang telah disediakan.

Sementara bagi peserta yang terpapar Covid-19, disebutnya bisa menjadwal ulang. Untuk mengikuti ujian di regional, Surabaya.

Namun memang bagi peserta yang terpapar virus Corona harus mengkonfirmasi sehari sebelum pelaksanaan tes.

“Bagi yang positif Covid-19 tidak menggagalkan kepesertaannya. Akan dijadwal ulang di regional, Surabaya,” ujar Iwan.

Ia mengaku memang ada dua orang yang melapor terkoneksi positif Covid-19. Namun, mereka peserta yang mengikuti ujian di wilayahnya karena di luar Provinsi Jawa Timur.

“Sampai saat ini insya Allah ada dua yang positif, dari luar Bondowoso. Dari Kalimantan, dan satunya bisa ditanyak di Sekretariat. Itu nangi dijadwal ulang,” pungkasnya.

Untuk informasi, Sebanyak 1.873 orang mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kabupaten Bondowoso di Balai Latihan Kerja (BLK), Kecamatan Wonosari.

Mereka berasal dari berbagai kota, bahkan luar Pulau Jawa. Adapun, peserta asal Bondowoso hanya berjumlah 560 orang.

Ribuan peserta ini memperebutkan 337 posisi di bidang kesehatan dan teknis Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Pelaksanaan tes SKD tersebut berlangsung selama tujuh hari, mulai 10-16 Oktober 2021. Setiap harinya ada sekitar tiga sesi, dengan masing-masing sesi diikuti sekitar 90 orang.(och)