Share
Ahmad Dhafir Saat Memberikan Sambutan Pada Acara Rutin Sholawat Nariyah di Wisma DPRD, Jum’at (8/9). Foto:Abror

BONDOWOSO – Ketua DPRD Bondowoso mengingatkan oknum pemerintahan daerah agar menaati aturan dan jangan terjebak dalam tindak pidana korupsi. Hal itu diungkap kan oleh Ahmad Dhafir kepada sejumlah Kepala OPD dan Kepala Desa saat shalawatan di Wisma DPRD, Jumat (8/9/2018).

“Seperti kejadian di Pamekasan lalu bisa menjadi pembelajaran. Temuan BPK ada program yang tidak dikerjakan. Harus amanah dalam menjalan kan tugas. Itu adalah bukti bahwa uang rakyat harus dipertanggungjawabkan,” ungkap Dhafir, Kader PKB yang digadang maju pada Pilbup Bondowoso 2018 mendatang itu.

 

Baca Juga : Kader PKB Bondowoso Siap Sisihkan Gaji untuk Warga Rohingya

 

Selaku seorang yang memutuskan suatu anggaran tentu mempunyai kewajiban untuk mengingatkan kepada Kepala OPD dan Kepala Desa agar alokasi dana tersebut benar-benar terserap untuk keperluan rakyat setelah sampainya di hilir nanti. Karenanya Dhafir dengan tegas mengingatkan bahwa jangan sekali-kali terjebak dalam tindak pidana korupsi, karena setiap gerak-gerik oknum pemerintah harus sesuai dengan undang-undang.

“Ada pihak yang bertanggungjawab yg mengawasi. Tak perlu takut dan waswas dalam menjalankannya. Kalau tidak melakukan penyelewengan kenapa harus takut,” kata Dhafir.

Dhafir juga berharap kepada Kepala Desa Khususnya agar mampu menjembatani kepentingan masyarakat supaya bisa berjalan bersama membangun daerah sehingga tercipta tatananan masyarakat yang makmur.

“Kepada Kepala Desa, ayo bahagia kan masyarakat, sehingga ketika diberikan amanah laksanakanlah dengan setulus hati. Terus bekerja keras demi membahagia kan rakyat dan tentunya menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kita selaku pemerintah,” pungkasnya. (abr)