Share

BONDOWOSO – Djoko Rudi, Wakil Ketua Hiswana Migas (Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi) Besuki, mengakui bahwa  telah terjadi peningkatan permintaan gas LPG 3Kg saat ini.  Salah satu penyebab kenaikan konsumsi LPG 3 KG adalah penggunaan LPG yang tidak sesuai peruntukannya yaitu penggunaan LPG untuk kegiatan Pengairan serta Syukuran (Haji, Nikahan dan Khitan) yang bersamaan dilakukan di bulan Agustus 2018.

“Saat ini LPG 3 KG di Bondowoso disalurkan rata- rata sejumlah 15.680 tabung per hari,”urainya melalui Pers Relase tertulis yang diterima Memo Indonesia, Rabu (5/9).

Oleh karena itulah, untuk mengantisipasi hal tersebut, telah dilakukan penambahan oleh Pertamina sebesar 39.760 Tabung (Naik 7% atau 1.169 Tabung Per Hari)   tersebar di seluruh kabupaten dan didistribusikan sejak tgl 1 Agustus – 3 September 2018. Kuota yang didistribusikan oleh Pertamina sebagai Operator sendiri saat ini telah berpotensi Over melebihi dari alokasi yang disediakan yaitu sebesar 6 % atau 289.870 tabung.

“Selain itu, dari pasar murah yg disediakan, juga didapati bahwa penjualan masih cukup normal karena di konsumen sendiri tidak terjadi antrian yang signifikan bahkan hanya terserap 164 Tabung dari 500 yang disediakan atau sekitar 32 % di 2 Kecamatan di Bondowoso,”terangnya.

 

Baca Juga : Panic Buying, Pemakaian Gas Lemon Meningkat

 

Dengan kata lain, persaingan penjualan terjadi di level pengecer atau spekulan yang memanfaatkan kesempatan peningkatan di beberapa sektor tersebut untuk mendapatkan keuntungan.

Ia pun menghimbay agar untuk kegiatan- kegiatan yang bukan peruntukannya menggunakan LPG 3 KG, dapat beralih menggunakan LPG non subsidi seperti Elpiji Biru maupun Brightgas.

“Masyarakat dapat melaporkan ke Pemda atau Pihak Berwajib apabila dijumpai penyimpangan penggunaan Elpiji subsidi 3 KG. Besar harapan kami agar penggunaan LPG 3 KG bersubsidi dapat dilakukan secara tepat sasaran kepada Masyarakat Kurang Mampu serta Usaha Mikro dengan Omset di bawah 850.000 per hari sesuai ketentuan UU UMKM nomer 20 tahun 2008,”tambahnya.(och)