Share


BONDOWOSO – Untuk menyosialisasikan hasil program kerja dan serap aspirasi, Jamiiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Bondowoso gelar turba (turun ke bawah) guna memperkuat roda organisasi di gedung Balai Pelatihan Kerja (BLK) , Sabtu (9/9).

Melalui acara turba itu, berbagai informasi perkembangan NU, dinamika masyarakat nahdliyin dan penyerapan aspirasi pengurus NU di tingkat MWC maupun ranting NU menjadi agenda utama.

Koordinator pelaksana turba Abdul Wasik, mengatakan kegiatan turba ini merupakan program rutin tahunan untuk menjalin silaturrahim dan komunikasi PCNU dengan MWC dan Ranting.

“Turba juga dimaksudkan untuk menyerap aspirasi nahdliyin seputar permasalahan NU dan ummatnya,” ujarnya kepada Memo Indonesia.

 

Baca Juga : Bupati Amin : Terimakasih Atas Dukungan Warga Nahdliyin

 

Lebih dari itu, turba juga dijadikan sebagai media konsolidasi vertikal dengan pemerintah untuk bersama mencari jalan keluar menuntas kan persoalan sosial, kesehatan, ekonomi dan pendidikan warga nahdliyin. Abdul Wasik berharap bagaimana hasil dari turba nanti dapat menciptakan timbal balik azas manfaat antara ormas terbesar di Bondowoso tersebut dengan pemerintah.

“Pada turba ini, kita akan memikirkan persoalan-persoalan kebutuhan dasar umat bersama Bupati. Supaya terjalin di antara kita simbiosis mutualisme,” katanya.

Karenanya, Wasik mengungkapkan bawha NU tidak terkesan hanya bertaji papa ranah persoalan keagamaan saja, melainkan juga memacu kontribusi nyata pada aspek kehidupan lainnya.

“Ini adalah bukti bahwa NU Bondowoso saat ini juga memulai bekerja pada perkembangan kesehatan. Seperti kerjasama rumah sakit NU dengan BPJS, ekonomi dan lain-lain. Karena di acara ini juga hadir banom NU lainnya,” tukas Abdul Wasik. (abr)