Share

 

BONDOWOSO – Memperingati Hari Santri Nasional tahun 2018 yang bertajuk “Bersama Santri Damailah Negeri”, Polres Bondowoso menggelar apel Senin (22/10) dengan cara yang unik.

Jika biasanya dalam upacara para personil mengenakan topi dinas, kali ini seluruh peserta tidak terkecuali diwajibkan mengenakan peci warna hitam. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para santri di Hari Santri Nasional .

Bukan hanya itu, petugas pelayanan di SPKT dan pembuatan SIM juga turut mengenakan pakaian ala santri. Bagi personil polisi mengenakan pakaian koko lengkap dengan peci hitam. Sementara, polisi wanita mengenakan pakaian koko wanita. Tak ada warna khusus dari pakaian yang dikenakan, namun mayoritas mengenakan warna putih dan hitam.

 

Baca Juga : Jalan-Jalan Sarungan Jadi Siar MWC NU Tlogosari Peringati HSN 2018

 

Wakapolres Bondowoso Kompol Nurmala, menyampaikan, bahwa sejarah membuktikan Kemerdekaan Negara Indonesia tidak lepas dari peran para kiai dan para santri, yang telah berjuang membela tanah air dari penjajahan.

Oleh karena itu, Ia mengajak seluruh anggota untuk menghormati perjuangan para pahlawan, dan meneladani akhlak santri.

“Selamat memperingati Hari Santri Nasional tahun 2018, semoga NKRI semakin jaya dan santri semakin mawas diri untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945,” kata AKBP Awan Hariono.

Adapun, terkait pelayanan permohonan SPKT maupun SIM, Kompol Nurmala memastikan bahwa tak akan ada perbedaan pelayanan. Artinga, pemohon akan dilayani sebagaimana mestinya.

“Ini untuk memperingati hari Santri. Jadi pelayanan tetap kok, walaupun mengenakan pakaian santri, tidak akan mengurangi spirit dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya. (Och)