BONDOWOSO – Dalam rapat PATA (Panitia Anggaran dan Tim Anggaran) antara legislatif dan eksekutif, ditemukan perbedaan anggaran antara LKPJ Bupati Drs. KH. Salwa Arifin dengan data milik OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Ketua Banggar (Badan Anggaran) DPRD Kabupaten Bondowoso, H. Ahmad Dhafir, S.Ap, ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan membenarkan perbedaan data tersebut. Namun yang dijadikan dasar penetapan adalah data anggaran yang tertera dalam LKPJ.

“Benar ada perbedaan data anggaran di sejumlah OPD dengan LKPJ Bupati yang disampaikan beberapa waktu yang lalui, namun sudah klir”, kata Dhafir, sapaan Politisi yang juga sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso ini, Jumat (24/7/2020).

 

Baca Juga : Sekda Syaifullah Minta DPPKB Libatkan Ulama Dalam Sosialisasi KUP

 

Karena, lanjut Dhafir, LKPJ Bupati sudah di audi oleh BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), sedangkan data anggaran milik OPD sebaliknya. Maka yang dijadikan dasar penetapan oleh DPRD adalah data milik Bupati.

Ditambahkan, inilah pentingnya, pembahasan atau rapat antara legislatif dan eksekutif. Sehingga jika terjadi perbedaan data, bisa diketahui bersama dan dicarikan solusinya.

Dan hal ini tidak boleh menjadi konsumsi publik. Kejadian ini terjadi karena salah asumsi saja, pada hakikatnya tidak ada perbedaan. Kalau memang ada 2 data anggaran yang berbeda, maka salah satunya pasti ada yang salah.
“Karena sudah klir, maka pada senin depan akan ditetapkan pada rapat paripurna. Penetapan penggunaan anggaran tahun 2019 Pemkab Bondowoso oleh DPRD”, pungkas politisi PKB ini. (abr)