BONDOWOSO – Berbagai prestasi dan penghargaan yang diraih Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dibawah kepemimpinan Karna Suswandi membawa harum Bondowoso. Tak hanya sekedar membawa harum, Bondowoso dijadikan kiblat sistem irigasi Nasional. Sehingga banyak Pemerintah Kabupaten dan Kota di Jawa Timur serta luar Jawa pun datang ke Bondowoso untuk melakukan study banding.

Sabtu (18/11) kemarin, Dinas PUPR kembali menerima tamu rombongan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemkab Lumajang. Kedatangan mereka untuk melihat dan belajar secara langsung atas berbagi inovasi yang melahirkan banyak prestasi tersebut. Hal ini disampaikan Prayitno, Kabid Sumberdaya Air Dinas PUTR Lumajang dalam kunjungannya ke Bondowoso kemarin.

Dia mengaku terkesan dan tertarik setelah mendapat informasi terkait berbagai inovasi yang dikembangkan Dinas PUPR Bondowoso sehingga mampu mengukir berbagai prestasi di tingkat Provinsi dan Nasional sehingga dianggapnya layak untuk dijadikan tempat belajar yang nantinya bisa diterapkan di Lumajang. Pihaknya juga mengaku puas dengan pamaparan berbagai inovasi dan melihat secara langsung kelengkapan administrasi.

“Alhamdulilah, hari ini (kemarin, red) mendapat penjelasan secara lisan dan sangat menarik. Kami perlu banyak belajar terhadap Dinas PUPR Bondowoso ini karena sudah seringkali mendapat prestasi dan penghargaan, baik di kancah provinsi maupun nasional. Kami juga mengucapkan banyak terima kasih karena telah disambut baik dan sangat ramah,” ujar Prayitno, Kabid Sumberdaya Air Dinas PUTR Lumajang kemarin.

Rombongan dari Dinas PUTR Lumajang ini diterima langsung oleh Kepala Dinas PUPR Bondowoso, Drs. H. Karna Suswandi, MM bersama jajarannya yang bertempat di UPT Pengairan Tlogosari. Meski disambut dengan sederhana, tidak mengurangi kemeriahan dan suasana keakraban kedua dinas lain kabupaten tersebut. Karna Suswandi menyambut dengan ucapan selamat dan ucapan terima kasih.

 

Baca Juga : Dinas PUPR Siapkan Rp 28,1 Miliar Pembangunan Akses Jalan Menuju Wisata

 

“Kami merasa terhormat masih mendapat kepercayaan menjadi tempat belajar dan berbagi ilmu atas berbagai inovasi yang kami lakukan. Kami ucapkan selamat datang dan mohon maaf tidak bisa menerima di gedung Dinas PUPR karena ada perbaikan. Namun, semua ini tidak mengurangi rasa hormat kami atas kedatangan kalian,” ujar Karna Suswandi yang membawa Dinas PUPR terus meraih berbagai prestasi ini.

Karna Suswandi menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso dinobatkan sebagai juara Nasional dalam lomba Operasi dan Pemeliharaan (OP) Jaringan Irigasi kategori kepala UPTD. Tak hanya itu saja, Bondowoso kembali dinobatkan sebagai juara Nasional dalam lomba Operasi dan Pemeliharaan (OP) Jaringan Irigasi dan Rawa Teladan kategori Juru Pengairan.

“Berkat prestasi ini, Bondowoso dijadikan kiblat sistem irigasi Nasional sehingga banyak Pemerintah Kabupaten dan Kota di Jawa Timur serta luar Jawa pun datang ke Bondowoso untuk melakukan study banding. Diantaranya, Pemkab Probolinggo, DPRD dan Pemkab Bojonogoro, Pemkab Maros Sulawesi Selatan, DPRD Jembrana Bali, Pemkab Pasuruan dan hari ini (kemarin, red) dari Pemkab Lumajang,” tambahnya.

Selain itu, Dinas PUPR juga membawa Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Sido Makmur, Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, dinobatkan sebagai juara Nasional dalam lomba HIPPA tahun ini. Untuk itu, Karna Suswandi menegaskan akan selalu terbuka pada siapapun yang ingin belajar ke Bondowoso. Dia mengaku bangga menerima tamu yang bermaksud belajar ke Bondowoso atas prestasi yang diraihnya.

“Berbagi ilmu ini bagi saya merupakan hal yang sangat membanggakan agar menjadi amal ibadah bagi kita semua. Prestasi diraih selama ini karena ada pembeda dan berbeda dengan yang lain berkat berbagai inovasi yang dikembangkan. Salah satunya inovasi Gemapildasi yang mungkin sangat bagus dikembangkan di Lumajang yang secara partisipatif masyarakat mampu menjalankan. Sehingga ke depan sumber air dan debit air tetap terjaga dalam rangka antisipasi kekeringan di masa yang akan datang,” pungkasnya panjang lebar. (ron)