BONDOWOSO – Sebanyak 300-an guru yang tergabung dalam Pengurus Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PC. PGRI) Bondowoso dikukuhkan oleh Ketua PGRI Provinsi Jatim, Ichwan Sumardi, dalam masa bakti 2015-2020. Pengukuhan PC PGRI yang dilaksanakan di Aula Hotel Palm, Selasa (28/11) dihadiri oleh Bupati Amin Said Husni, Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Endang Hardiyanti.

Ketua PGRI provinsi Jatim, Ichwan Sumardi, usai mengukuhkan dan menyerahkan KTA (Kartu Tanda Anggota) PGRI secara simbolis, menyampaikan jati diri PGRI itu sebenarnya ibarat 3 in 1. Artinya PGRI merupakan organisasi yang memiliki tiga fungsi sekaligus. Di antaranya sebagai organisasi profresi, perjuangan dan ketenagarkerjaan.

“Pertama kita harus sadar bahwa kita adalah para pendidik. Kita harus melaksanakn secara profesioal sesuai dengam jati diri PGRI. Jika hal ini dikaitkan dengan tema HUT PGRI tahun 2017 ini yakni membangkitkan kesadaran kolektif guru dalam meningkatkan displin dan etos kerja untuk penguatan pendidikan karakter,” paparnya.

Ia menguraikan bahwa dari tema tersebut ada tiga poin yang harus dipegang teguh, yakni pertama membangkitkan kesadaran kolektif guru, mengembangkan peningkatan displin dan etos kerja guru, serta untuk penguatan pendidikan karakter.

Dari point pertama tersebut mengandung makna bahwa semua pendidik harusnya sadar bahwa tugas dari seorang guru bukan hanya mengajar saja. Melainkan ada tujuh tugas pokok guru, yakni guru sebagai pendidik pengajar, pengarah, pelatih, pembimbing, penilai, serta mengevaluasi.

Baca Juga : Enam Desa di Bondowoso Rawan Banjir

“Dalam poin kedua ini, artinya kita melaksanakan kegiatan sesuai aturan yang ada. Yakni kita harus menjadi contoh, kalau kita adalah panutan-panutan bagi peserta didik kita. Sementara disiplin etos kerja itu adalah kemampuan kita melaksanakn tugas ebagai guru,” ujarnya.

Terakhir, yakni untuk penguatan pendidikan karakter, kata Ichwan Sumardi, dari semua tugas guru, yang paling penting yakni penguatan pendidikan karakter. Menurutnya, jika pendidik berkarakter baik, memiliki etos kerja yang baik maka masa depan bangsa akan secepatnya bisa dwujudkan dengan baik juga.

Sementara itu, Bupati Amin Said Husni dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas bakti dan dedikasi para guru yang membuat Bondowoso menjadi cerdas, dan dengan kecerdasan itu kota tape ini terus mengalami kemajuan.

“Karena para gurulah Bondowoso menjadi cerdas. Dan dengan kecerdasan itu kita terus mengalami kemajuan,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa guru menjadi faktor yang menentukan kualitas generasi masa depan. Oleh karena itu, berbagai fasilitas yang diberikan oleh pemerintah diharapkan dapat digunakan untuk peningkatan profesionalisme pendidik sebagai guru.

Dalam acara tersebut, Bupati Amin Said Husni juga menyerahkan bantuan sebuah mobil operasional untuk PC PGRI Bondowoso. (och)